"Memang hancur kan, apa sih programnya anies yang berhasil di Jakarta? Kan nggak ada. Jadi ada yang dia bangun di Pondok Kelapa tapi kan itu gak juga sukses," ungkapnya.
Oleh karena itu, Gilbert meminta Anies mengakui soal kegagalannya dalam program tersebut dan tak lagi memutarbalikkan fakta.
"Jangan menutupi kebenaran dengan kemudian membalikkan kata-kata ya nggak baik dong. Masa mantan dosen jawabnya begitu? Nggak mendidik apalagi mahasiswa yang nanya," pungkasnya.
Anies Ditanya Mahasiswa
Diberitakan sebelumnya, beredar di media sosial, video mengenai Calon Presiden (Capres) nomor urut satu, Anies Baswedan yang ditanya oleh seorang mahasiswa mengenai rumah Down Payment (DP) Rp0. Target pengerjaan program ini tak sesuai rencana awal saat Anies baru menjabat Gubernur DKI.
Interaksi Anies dengan mahasiswa itu terjadi saat acara Desak Anies di Medan, Sumatera Utara pada 3 Desember lalu. Namun, video ini kembali menjadi perdebatan warganet lantaran kembali diunggah ulang oleh pemilik akun X, @thedufresne belum lama ini.
Dalam acara itu, awalnya si mahasiswa penanya awalnya memuji program kredit perumahan yang dijanjikan Anies lantaran KPR bunga ringan adalah keinginan mayoritas anak muda. Namun, ia juga menyinggung soal program rumah DP Rp0 yang dikerjakan Anies dulu.
"Tapi, ini juga mengingatkan saya pada program Bapak sebagai gubernur DKI Jakarta, yakni DP nol rupiah," ujar si mahasiswa, dikutip Jumat (29/12/2023).
Mahasiswa itu mengkritisi soal program rumah DP Rp0 yang targetnya diturunkan dari rencana awal yakni 200 ribu unit jadi 10 ribu unit. Ia pun tak ingin program KPR yang dijanjikan Anies bernasib sama.
Baca Juga: Buang-buang Anggaran, Legislator PSI Usul Program Rumah DP 0 Rupiah Warisan Anies Diganti Rusunawa
"Program dp nol ini dari targetnya 200 ribu (hunian) akhirnya turun jadi 10 ribu saja, turun 95 persen. Kami pemuda tidak mau kecewa karena target tiba-tiba turun, jadi hanya 8 juta yang dapat.dari 68 juta," ungkapnya.