CEK FAKTA: Mahfud MD Sebut Pertumbuhan Ekonomi 7 % Hanya Tercapai Di Era Orde Baru, Benarkah?

Bangun Santoso Suara.Com
Jum'at, 22 Desember 2023 | 20:23 WIB
CEK FAKTA: Mahfud MD Sebut Pertumbuhan Ekonomi 7 % Hanya Tercapai Di Era Orde Baru, Benarkah?
Mahfud MD saat menyampaikan visi-misi dan program kerja dalam debat cawapres di Hall Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (22/12/2023). [Youtube KPU RI]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Dalam ajang debat Pilpres 2024 kedua yang digelar Jumat (22/12/2023) malam, cawapres nomor urut 3, Mahfud MD mengatakan, bahwa pertumbuhan ekonomi 7 persen tidak pernah ada di era reformasi. Capaian itu hanya tercapai di masa Orde Baru yakni pada 1989-1991.

"Ada yang bertanya kepada kami, mungkin tidak anda menargetkan mendapat pertumbuhan ekonomi 7 persen di dalam satu tahun. Karena di dalam sejarah Reformasi tidak pernah sampai tumbuh sebanyak 7 persen, dulu itu hanya pernah dicapai pada tahun '89 sampai '91 di era Orde Baru," ujar Mahfud MD saat menyampaikan visi dan misi di ajang debat cawapres.

Lantas benarkah apa yang disebut Mahfud MD?

Dari sejumlah sumber Suara.com, menyebutkan bahwa klaim dari Mahfud MD itu benar adanya.

Alexander Michael Tjahjadi dari Think Policy Indonesia mengatakan, bahwa rata-rata dari tahun 1999-2022 pertumbuhan ekonomi Indonesia ada di angka 4,7 persen.

"Memang benar bahwa pertumbuhan ekonomi di bawah 7 persen," katanya.

Sementara Neni Susilawati dari Universitas Indonesia memaparkan, selama era Reformasi di Indonesia, pertumbuhan ekonomi negara tersebut tidak pernah mencapai angka 7%.

Dia pun merincikan pertumbuhan ekonomi Indonesia selama era Reformasi berdasarkan presiden:

Era Presiden B.J. Habibie (1999): Pertumbuhan ekonomi mulai membaik pasca krisis 1998, namun hanya mencapai 0,79%.

Baca Juga: CEK FAKTA: Cak Imin Klaim Ada 8 Juta Pengangguran dan Pekerja Sektor Informal 80 Juta

Era Abdurrahman Wahid (2000-2001): Pertumbuhan ekonomi meningkat ke kisaran 3,6—4,9% per tahun.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI