Mahfud MD Kenang Kali Pertama Ditunjuk Megawati Jadi Cawapres Ganjar: Ndak Ada Bayar di Sini

Jum'at, 01 Desember 2023 | 23:45 WIB
Mahfud MD Kenang Kali Pertama Ditunjuk Megawati Jadi Cawapres Ganjar: Ndak Ada Bayar di Sini
Mahfud MD saat berpidato dalam acara Holaqoh Kebangsaan Ulama Se-Banten di Pondok Pesantren Mathlaul Anwar Linahdlatil Ulama, Banten, Jumat (1/12/2023). (Suara.com/Bagaskara)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD mengungkapkan, cerita saat ditunjuk Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri untuk mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Menurutnya, penunjukan sebagai cawapres tanpa adanya mahar alias gratis.

Hal itu disampaikannya dalam acara Mukernas III MUI di Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (1/12/2023).

"Intinya itu saya diberitahu oleh Bu Mega waktu itu pimpinan koalisi kami sudah memutuskan Pak Mahfud jadi calon wakil presidennya Ganjar. Dan Pak Mahfud nggak usah memikirkan uang, ndak ada bayar di sini," kata Mahfud.

Mendengar penunjukan dirinya menjadi cawapres Ganjar tanpa mahar, Mahfud mengaku kaget. Pasalnya selama ini yang didengarnya ada mahar sekitar Rp 1,6 triliun untuk mendapatkan jabatan tersebut.

"Kaget saya, lho katanya Rp 1,6 triliun, saya kaget," tuturnya.

Kemudian Mahfud bertanya, hal apa yang diminta ketika dirinya menjadi cawapres Ganjar. Ternyata Mahfud hanya diberikan tugas membenahi persoalan hukum termasuk pemberantasan korupsi.

"'Lalu apa yang dipesankan? Kenapa saya Ibu? Gini, pimpinan partai kami ber-empat, Pak Mardiono, saya, Pak Hari Tanoe, Pak OSO ingin hukum ditegakkan, korupsi diberantas, yang sering dilakukan Pak Mahfud selama ini supaya dilanjutkan. Itu tugas pokok'," tuturnya.

Mahfud kemudian berbicara kepada Megawati dengan meminta untuk dibukakan akses tugas Menkopolhukam kepada Wakil Presiden.

Nantinya, Menkopolhukam akan berada di bawah kendali Wapres.

Baca Juga: Pakai Syal Palestina, Mahfud MD Borong Emping di Menes Pandeglang

"Sehingga saya bisa melanjutkan karena saya sudah tahu, masalah-masalah penegakan hukum di situ. 'Oh iya, silakan'," tutur Mahfud.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI