Sebelumnya, Gus Yahya juga menegaskan kepada pengurus PBNU yang terlibat menjadi tim sukses maupun caleg wajib cuti.
"Iya, dicutikan jadi pengurus. Kalau masuk ke tim resmi cuti," kata Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, di Jakarta, Selasa (21/11/2023).
Pria yang karib disapa Gus Yahya ini mengaku, cuti sebagai pengurus PBNU akan dilakukan sampai selesai proses pemilihan presiden (pilpres).
"Sampai selesai sampai ada presiden dilantik," katanya.
Tak hanya untuk Paslon capres-cawapres, Gus Yahya mengaku, pemberian cuti terhadap anggota atau pengurus PBNU juga berlaku bagi mereka yang maju menjadi calon legislatif.
"Termasuk yang nyalon-nyalon legislatif itu cuti semua, sampai ditetapkan sebagai anggota kalau terpilih," jelasnya.