Adu Harta Ketua Tim Pemenangan Capres-Cawapres 2024, Siapa Paling Tajir?

Rabu, 15 November 2023 | 17:07 WIB
Adu Harta Ketua Tim Pemenangan Capres-Cawapres 2024, Siapa Paling Tajir?
Pasangan Anies-Muhaimin nomor urut 1, Prabowo-Gibran nomor ururt 2, dan Ganjar-Mahfud nomor urut 3 saat penetapan nomor urut pasangan Capres dan Cawapres Pemilu 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (14/11/2023). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Upaya memenangkan Pilpres 2024 oleh para capres dan cawapres tak dapat terlepas dari jerih payah para Ketua Tim Pemenangan masing-masing pasangan calon.

Adapun ada sosok Arsjad Rasjid yang masuk ke dalam tim pemenangan Ganjar Pranowo - Mahfud MD, lalu ada Rosan Roeslani yang kini di belakang Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Terakhir, ada sosok Muhammad Syaugi yang digandeng oleh Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Publik sontak mengadu kehebatan antara ketiga Ketua Tim Pemenangan Capres-Cawapres tersebut terutama terkait harta kekayaan mereka. Lantas, siapakah di antara ketiganya yang paling kaya?

Harta kekayaan Arsjad Rasjid

Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Mohammad Arsjad Rasjid. [Suara.com/Bagaskara]
Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Mohammad Arsjad Rasjid. [Suara.com/Bagaskara]

Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Mohammad Arsjad Rasjid kini didapuk menjadi Ketua Tim Pemenangan Ganjar Pranowo untuk Pemilihan Presiden 2024.

Hingga kini, urung ada informasi resmi dari lembaga negara terkait detil harta kekayaan Arsjad Rasjid.

Sebab, Arsjad bukan merupakan pejabat publik yang wajib melaporkan hartanya ke Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

Kendati demikian, beredar informasi yang dilansir oleh rsjadrasjid.com bahwa Arsjad Rasjid menjadi Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk (INDY).

Perusahaan tersebut memiliki aset Rp50 triliun pada tahun 2020.  Adapun PT INDY merupakan perusahaan yang bergerak di bidang batubara. 

Baca Juga: Soal Paslon Nomor 2 dan 3 Saling Sindir Soal 'Drakor', PKS: Biar Mereka Baku Tikam, Bukan Urusan Kita

Selain sebagai pengusaha, Arsjad juga dipercayai untuk menjabat sebagai Ketua Umum KADIN periode 2021-2026.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI