Suara.com - Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi alias Awiek membantah jika pidato calon presiden Ganjar Pranowo dalam acara pengundian nomor urut di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI bukan untuk menyerang pihak mana pun.
"Lho, yang menyerang kelompok sebelah mana? Memang ada? Pak Ganjar yang menyebut menyerang kelompok sebelah. Nggak ada itu," kata Awiek saat dihubungi wartawan, Rabu (15/11/2023).
Ia menyampaikan, jika Ganjar hanya memberikan penyampaiannya secara umum. Terlebih yang ditekankan soal Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN).
![Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi alias Awiek. [SUara.com/Bagaskara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/11/11/79710-ketua-dpp-ppp-achmad-baidowi-alias-awiek.jpg)
Apa yang disampaikan tersebut juga untuk pengingat ke internal.
"Dia kan menyampaikannya secara umum, bahwa memang reformasi itu tidak boleh ada KKN (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme)," tuturnya.
"Itu kan berlaku untuk semuanya, termasuk juga untuk kelompok pak Ganjar juga," sambungnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, kalau pun ada yang merasa tersindir dengan apa yang disampaikan Ganjar, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak itu sendiri.
"Ya kalau ada yang merasa gatal, ya berarti harus digaruk. Ya, kalau tidak gatal, ngapain menggaruk. Ibarat orang, kalau tidak gatal ngapain menggaruk-garuk bagian tubuh. Berarti kalau yang menggaruk-garuk bagian tubuh tuh sedang gatal, itu aja," katanya.
Baca Juga: Ganjar Dapat Nomor Urut 3 di Pilpres 2024, Once Mekel: Pas Banget Metal, Menang Total

Sebelumnya, calon presiden Ganjar Pranowo menyinggung pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi soal adanya drakor di politik Indonesia saat ini.