Putra mengaku tidak mau terlalu larut dalam dunia perpolitikan tanah air. Sebab, menurutnya, jika terlalu fanatik dengan salah satu paslon, dikhawatirkan bakal bisa timbul perpecahan atau polarisasi seperti Pemilu 2019 lalu.
"Gak perlu fanatik yang berlebihanlah, sewajarnya aja. Mereka juga kalau sudah terpilih pasti bakal lupa sama rakyat,” ucapnya.
Senada dengan Putra, Fariz yang merupakan pengemudi ojek online (Ojol) ini juga mengungkapkan hal yang sama.
Baginya tak begitu penting siapa pun presiden yang terpilih, karena tidak mengubah pendapatannya sebagai pengemudi Ojol.
"Narik juga ongkosnya gak naik-naik, potongan aplikasi banyak,” tutupnya.