Gus Yaqut meminta agar para hadirin memilih pemimpin berdasarkan rekam jejak yang telah ia torehkan.
Lebih lanjut, Yaqut mengungkit Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 serta Pemilu 2014 dan 2019 yang sarat akan fenomena menggunakan agama untuk kepentingan politik.
Secara blak-blakan Yaqut mengingatkan kepada para hadirin terhadap adanya oknum tokoh politik yang menggunakan politisasi agama dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.
PKB ancam disiplinkan Gus Yaqut
Pernyataan Gus Yaqut disambut dengan reaksi keras oleh pihak internal PKB.
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid dalam keterangannya ke wartawan, Minggu (1/10/2023) menilai apa yang keluar dari mulut Yaqut tak pantas.
Jazilul menegaskan bahwa sebagai seorang pejabat publik, Yaqut harus menjaga tutur katanya.
Sosok pendamping Cak Imin di partai tersebut juga menegaskan bahwa internal PKB akan mengambil langkah untuk mendisiplinkan Yaqut. Jazilul juga berpesan kepada Presiden RI, Joko Widodo alias Jokowi untuk turut mendisiplinkan Yaqut yang berada di bawah komando sang Presiden.
Yaqut tak mau tarik omongannya
Baca Juga: Cak Imin: Jangan Mau Jadi Budak Setan Memusuhi Sesama Anak Bangsa, Sindir Siapa Nih?
Konflik Yaqut vs PKB hingga kini tak kunjung mereda. Yaqut menegaskan bahwa dirinya tak akan menarik kata-katanya meski telah diancam dengan langkah pendisiplinan oleh internal partai.