Bila Pilpres 2024 Diikuti Dua Pasang, Denny JA: Prabowo-Ganjar Dapat 64,6 Persen, Anies-Muhaimin 16,6 Persen

Chandra Iswinarno Suara.Com
Jum'at, 22 September 2023 | 05:45 WIB
Bila Pilpres 2024 Diikuti Dua Pasang, Denny JA: Prabowo-Ganjar Dapat 64,6 Persen, Anies-Muhaimin 16,6 Persen
Denny JA pemimpin lembaga survei LSI Denny JA membeberkan hasil survei terbaru lembaganya soal Pilpres 2024 bila diikuti dua pasang capres-cawapres, Prabowo-Ganjar dan Anies-Muhaimin. [Antara]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei simulasi jika pada Pemilu 2024 mendatang dengan hanya dua pasang capres-cawapres. Survei tersebut mengambil nama Anies Baswedan-Cak Imin dan Prabowo Subianto-Ganjar Pranowo.

Menurutnya, pemilihan presiden (Pilpres) akan berlangsung satu putaran jika hanya dua pasang capres-cawapres. Dengan begitu dana yang begitu besar yang diperlukan untuk dua putaran bisa dihemat.

"Pastilah siapapun yang menang pilpres berlangsung satu putaran saja maka dana yang begitu besar yang diperlukan untuk putaran ke dua dapat dihemat," ungkap Denny JA melalui akun TikTok pribadinya @dennyja_world.

Begitu pula dengan tenaga, pikiran, emosi yang seharusnya dilakukan di putaran kedua bisa dialihkan untuk hal-hal lain. Sehingga pemilihan presiden bisa menjadi efesien.

"Begitu pula dengan tenaga, pikiran, emosi untuk putaran ke dua bisa dialihkan untuk hal-hal lain, pilpres menjadi sangat efesien," lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Denny menunjukan hasil survei per September 2023 dengan sampel dua pasang capres-cawapres.

Dalam survei tersebut, pasangan Prabowo-Ganjar mendapatkan dukungan sebesar 64,6 persen, sementara Anies-Cak Imin mendapat 16,6 persen dukungan.

"Ini survei yang baru saja selesai dari LSI Denny JA bulan September 2023 maka ini hasilnya. Prabowo dan Ganjar memperoleh dukungan 64,9 persen, sementara Anies dan Muhaimin dukungannya 16,6 persen," ujarnya.

Menurutnya, kemenangan tersebut adalah kemenangan telak dengan angka selisih 40 persen. Angka tersebut tertinggi dalam sejarah pemilu langsung di Indonesia.

"Maka kemenangan Prabowo dan Ganjar telak telak sekali di atas 40 persen inilah kemenangan tertinggi dalam sejarah pemilu langsung di Indonesia," lanjutnya.

Baca Juga: Respons Erick Thohir Soal Survei Dirinya Peringkat Pertama Bacawapres Prabowo: Justru Jadi Beban Saya

Sementara itu, jika keadaan dibalik dengan Ganjar sebagai capres, Prabowo sebagai cawapres dan Cak Imin sebagai capres, Anies sebagai cawapres.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI