Said Iqbal Sebut Partai Buruh 'Haram' Berkoalisi dengan Parpol dan Capres Pendukung Cipta Kerja

Senin, 01 Mei 2023 | 16:44 WIB
Said Iqbal Sebut Partai Buruh 'Haram' Berkoalisi dengan Parpol dan Capres Pendukung Cipta Kerja
Presiden Partai Buruh Said Iqbal saat berpidato dalam Peringatan Hari Buruh di Istora Senayan pada Senin (1/5/2023). [Suara.com/Faqih]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengklaim tidak akan berkoalisi dengan partai politik yang mendukung Undang-undang Cipta Kerja, apalagi mengusung calon presiden (capres) dari partai politik yang mengesahkan Omnibus Law Ciptaker.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Peringatan Hari Buruh Internasional yang dilaksanakan di Istora Senayan pada Senin (1/5/2023).

"Tidak mungkin partai buruh untuk berkoalisi dengan partai politik pengesah Omnibus Law Ciptaker termasuk dengan capres yang didukung melalui partai itu," katanya.

Namun, Partai Buruh bakal berkoalisi dengan capres secara personal. Said melanjutkan, persoalan itu bakal diputuskan secepatnya.

"Koalisi partai buruh yang mendukung capres kita, akan putuskan dalam waktu dekat adalah koalisi kepada personal capresnya," katanya.

Dukungan secara personal tersebut, kata Said, merupakan dukungan yang dilakukan secara mandiri.

Nantinya Partai Buruh bakal membentuk tim sukses capres yang diusungnya.

"Partai Buruh tidak akan menjadi tim sukses resmi yang didaftar di KPU terhadap tim capres tersebut. Tapi Partai Buruh akan membentuk sendiri, tim akan membentuk pemenangan capres yang akan dilakukan Partai Buruh," ucapnya.

Ada empat nama capres yang diusung Partai Buruh, yakni Ganjar Pranowo, Prabowo, Anies Baswedan, dan Najwa Shihab.

Baca Juga: Anies Baswedan Diundang Peringatan Hari Buruh di Istora, Said Iqbal: Tidak Direspons

Dalam menentukan keempat nama itu, Partai Butuh telah melakukan tahapan, yakni rakernas.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI