Tim Kecil Masih Godok Banyak Nama Cawapres Pendamping Anies, Sandiaga Uno Salah Satunya?

Rabu, 12 April 2023 | 13:27 WIB
Tim Kecil Masih Godok Banyak Nama Cawapres Pendamping Anies, Sandiaga Uno Salah Satunya?
Sandiaga Uno dan Anies Baswedan (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Wacana duet Anies Baswedan dan Sandiaga Uno muncul ke permukaan. Wacana itu timbul di tengah kabar kepindahan Sandiaga dari Gerindra ke PPP.

Gara-garanya ialah kemunculan Sandiaga dalam acara yang diselenggarakan PKS, beberapa waktu lalu.

Lantas sejauh mana wacana tersebut dan apakah memang PKS benar-benar ingin mendorong duet itu?

Ketua DPP PKS Muzzammil Yusuf memberikan tanggapan.

Baca Juga: Bantah Sebut Ganjar Jadi Capres PDIP, FX Rudy Enggan Dahului Megawati

Muzzammil tidak secara eksplisit menyinggung soal Sandiaga. Tetapi ia menegaskan bahwa pemilihan cawapres untuk Anies saat ini masih terus dipertibangkan.

Banyak nama yang masuk dalam pembahasan. Apakah Sandiaga termasuk salah satunya atau bukan, Muzzammil tidak menegaskan.

"Banyak nama cawapres yang masih dipertimbangkan. Masing-masing cawapres punya kelebihan atau keistimewaan," kata Muzzammil kepada wartawan, Rabu (12/4/2023).

Ia berujar pembahasan mengenai cawapres Anies itu dilakukan oleh tim kecil bersama Anies.

"Tim kecil masih terus menggodoknya bersama capres Anies Rasyid Baswedan. Kalo sudah fix nanti kami umumkan. Insya Allah," ujar Muzzammil.

Baca Juga: Bahas Koalisi Besar, Giring Boyong Jajaran PSI Sambangi Markas Golkar Temui Airlangga

Klaim Rommy

Sebelumnya, Ketua Majelis Pertimbangan PPP M Romahurmuziy alias Rommy menyampaikan, jika Sandiaga Uno tidak pernah mengungkapkan dirinya ingin berduet dengan Anies Baswedan kembali untuk Pilpres 2024.

Pernyataan tersebut mengonfirmasi adanya wacana menduetkan kembali Sandiaga Uno dengan Anies Baswedan seperti pada Pilgub DKI 2017 silam.

"Sandi dalam komunikasi dengan PPP juga belum pernah menyampaikan kemungkinan itu (duet Anies-Sandi)," kata Rommy saat dihubungi, Selasa (11/4/2023).

Untuk itu, Rommy mengatakan, bagi PPP wacana menduetkan Anies dengan Sandiaga sulit dibayangkan untuk terjadi.

Hal itu berkaca juga dari tidak adanya keinginan dari Sandi langsung terkait hal tersebut.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai (DPP) Gerindra, Sandiaga Uno dan Anies Baswedan bersama Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, pada masa-masa Pilgub 2017. [Facebook/Prabowo Subianto]
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai (DPP) Gerindra, Sandiaga Uno dan Anies Baswedan bersama Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, pada masa-masa Pilgub 2017. [Facebook/Prabowo Subianto]

"Karena tidak pernah ada penyampaian demikian dari Sandi," tuturnya.

Di sisi lain, hal yang dianggap Rommy duet Anies-Sandi bakal sulit terjadi yakni, karena adanya masalah utang piutang yang terjadi antara kedua tokoh tersebut kala Pilkada Jakarta 2017.

"Setelah mencuatnya kasus utang-piutang Anies ke Sandi untuk Pilkada DKI beberapa waktu lalu, saya sulit membayangkan akan kembali terjadi duet Anies-Sandi," katanya.

Wacana Duet Anies-Sandi

Sebelumnya diberitakan, muncul gagasan untuk kembali menduetkan Anies Baswedan dengan Sandiaga Uno.

Gagasan memasangkan lagi Anies-Sandi diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera. Ketika Anies menghadiri acara PKS beberapa waktu lalu, teriakan Anies-Sandi menggema dari sejumlah Kader PKS.

Mereka seakan menginginkan dua tokoh itu kembali berpasangan sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2024.

Presiden PKS Ahmad Syaikhu yang turut hadir dalam acara itu menyatakan, salah satu tugasnya jelang Pilpres 2024 yakni mencarikan pasangan yang tepat untuk Anies Baswedan dengan sejumlah pertimbangan.

Ia juga tidak menutup kemungkinan untuk kembali menduetkan Anies Baswedan dengan Sandiaga Uno, meski ada sejumlah nama lain yang beredar, di antaranya adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menanggapi muculnya gagasan tersebut, Sandiaga Uno yang kini menjabat sebagai Menteri pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menyatakan masih menunggu restu Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum partai Gerindra.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI