Ia kemudian mengundurkan diri dari jabatannya lantaran menguji keberuntungannya di Pilgub Jawa Timur 2018. Kala itu, ia berhasil menggaet suara terbanyak bersama Emil Elestianto Dardak (Emil Dardak), Bupati Trenggalek.
Keduanya didukung oleh Partai Demokrat, Partai Golkar, PAN, PPP, Partai Nasdem, dan Partai Hanura dan mengantongi 10.465.218 suara atau 53,55% dari jumlah suara keseluruhan.
Tokoh NU tersohor
Khofifah juga aktif di Nahdatul Ulama sebagai seorang nahdliyin.
Bahkan, ia memperoleh penghargaan dari Pemprov Jatim sebagai Pembina Ormas Terbaik. Penghargaan ini berkaca dari kinerjanya sebagai Ketua Umum Muslimat NU.
Tak cukup di situ, Khofifah menyabet Penghargaan Khusus Bakti Sepanjang Masa atau Long Life Achievement untuk Muslimat NU.
Khofifah juga sempat mencetak rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk Nuzulul Quran 1441 H secara daring pertama di dunia dan Khotmil Quran Kubro secara daring terbanyak di dunia.
Ia juga berhasil menelurkan konsep Ekonomi Berbasis Pesantren (Ekotren).
Jabatan Strategis yang Pernah Dipegang
Baca Juga: Bocoran Cawapres Anies Baswedan dari Anak Mantan Presiden, Gubernur sampai Eks Panglima TNI
Berikut adalah beberapa jabatan strategis yang pernah diemban oleh Khofifah sepanjang perjalanan kariernya: