Benny tidak merinci bagaimana si genderuwo itu melakukan upaya untuk menjegal Anies. Menurutnya, si genderuwo itu bisa melakukan berbagai cara termasuk melalui proses hukum. Lebih lanjut, Benny meyakini kalau upaya tersebut dilakukan sebelum bergulirnya penyelenggaraan Pilpres 2024. "Pasti targetnya seperti itu," ucapnya.
Jokowi Panggil Ketum NasDem
Kamis siang, 26 Januari 2023, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan. Surya Paloh disebut datang setelah dipanggil Jokowi secara mendadak. Ia datang sendiri tanpa ditemani jajaran elite partai NasDem.
Pertemuan itu terjadi di tengah berembusnya kabar reshuffle menteri-menteri partai NasDem. Hal itu dikarenakan partai tersebut telah mendeklarasikan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024.
Terlebih, sepanjang tahun 2022 lalu gestur keduanya menunjukkan adanya 'perang dingin'. Mulai dari Jokowi terlihat enggan memeluk Surya Paloh, ketidakhadiran Jokowi di acara NasDem, hingga absennya Surya Paloh di undangan pernikahan Kaesang putra Jokowi.

Momen di Istana ini bisa dibilang pertemuan pertama Jokowi dengan Surya Paloh di tahun 2023. Kedua tokoh itu sudah tiga bulan tidak berkomunikasi, pasca NasDem mendeklarasikan Anies sebagai capres. "Kurang lebih tiga bulan tidak berkomunikasi lantas berkomunikasi dengan sangat baik," kata Ketua DPP Partai NasDem Sugeng Suparwoto ditemui di kediaman Anies, kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (27/1) lalu.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengingatkan agar pertemuan tersebut tidak disalahgunakan untuk kepentingan politik sesaat. Sebab, kata dia, Jokowi punya kewenangan strategis. "Ketika dialog itu ada yang menyalahgunakan hanya untuk kepentingan politik sesaat, hanya untuk kepentingan partainya, maka Presiden Jokowi punya kewenangan untuk mengambil suatu tindakan strategis seuai kewenangan presiden," ujar dia.
Cari Dwitunggal
Nasib koalisi terancam bubar sebelum resmi deklarasi pasangan capres dan cawapres 2024. Pasalnya hingga kekinian partai NasDem, Demokrat dan PKS belum mencapai kesepakatan dalam memilih pendamping Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 nanti.
Baca Juga: Nasib Anies Baswedan, Setelah Surya Paloh Bertemu Jokowi, Pengamat: Gagal Jadi Capres?
Ditambah beberapa peristiwa politik, termutakhir elite partai NasDem bertandang ke Sekretariat Bersama (Sekber) Gerindra-PKB di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/1) siang.