Kunyit juga membantu meningkatkan fungsi hati dalam memetabolisme lemak, sehingga mencegah penumpukan kolesterol dalam darah.
Kamu bisa mengonsumsi kunyit dengan cara mencampurkannya ke dalam makanan atau membuat minuman kunyit dengan madu.
3. Bawang Putih
Bawang putih telah lama digunakan sebagai obat tradisional untuk berbagai penyakit, termasuk kolesterol tinggi.
Menurut penelitian dalam "Journal of Nutrition", konsumsi bawang putih secara rutin dapat menurunkan kadar kolesterol LDL hingga 10-15%. Allicin, senyawa aktif dalam bawang putih, berperan dalam menurunkan produksi kolesterol di hati dan meningkatkan metabolisme lemak.
Kamu bisa mengonsumsi bawang putih mentah atau mencampurnya ke dalam masakan untuk mendapatkan manfaat terbaiknya.
4. Daun Jati Belanda
Daun jati belanda sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk menurunkan berat badan dan kadar kolesterol.
Penelitian dari Universitas Gadjah Mada menunjukkan bahwa ekstrak daun jati belanda mengandung senyawa fitokimia yang mampu menghambat penyerapan lemak dalam usus.
Baca Juga: Jangan Normalisasi Jongkok di Toilet Duduk, Gunakan Sehakikatnya!
Dengan demikian, kadar kolesterol dalam darah dapat dikendalikan. Kamu bisa mengonsumsi teh daun jati belanda secara rutin untuk menjaga kesehatan jantung.