Jahe, dengan sifat anti-inflamasinya, meredakan peradangan pada sendi, mengurangi rasa sakit dan meningkatkan mobilitas.
Temulawak membantu menghambat degradasi tulang, melindungi kepadatan tulang dari kerusakan.
Kayu manis, sebagai antioksidan, melindungi jaringan sendi dari kerusakan oksidatif akibat radikal bebas.
Kemudian sereh bermanfaat dalam meredakan ketegangan otot, mengurangi nyeri dan meningkatkan fleksibilitas.
Terakhir, saun salam menjaga kesehatan ligamen, jaringan ikat yang menghubungkan tulang dengan tulang.
Kombinasi susu kambing dan herbal ini menawarkan solusi alami dan holistik untuk menjaga kesehatan sendi dan tulang. Ini sangat penting, terutama di bulan Ramadan, ketika tubuh dituntut untuk tetap kuat dan sehat selama berpuasa.
Dengan segudang manfaat di atas, dr. Nadia merekomendasikan konsumsi susu kambing herbal 2 kali sehari, 2 sendok makan yang diseduh dengan 200 ml air hangat.
Konsumsi saat sahur membantu memenuhi kebutuhan kalori dan nutrisi selama berpuasa, sementara konsumsi setelah tarawih atau sebelum tidur membantu memulihkan energi dan meredakan nyeri sendi dan otot.
Untuk hasil yang optimal, dr. Nadia juga menyarankan untuk mengombinasikan konsumsi susu kambing herbal dengan olahraga ringan dan menghindari makanan tinggi lemak dan gula. Ini akan membantu tubuh menyerap nutrisi dengan lebih baik dan menjaga kebugaran selama Ramadan.
Baca Juga: Pilihan Terbaik Dokter: Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Kesehatan Tubuh Anda
Tak kalah penting untuk diperhatikan saat mengonsumsi susu kambing herbal adalah: