8 Makanan yang Bisa Mencegah Depresi Dan Meningkatkan Mood

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Senin, 16 September 2024 | 10:50 WIB
8 Makanan yang Bisa Mencegah Depresi Dan Meningkatkan Mood
Ilustrasi Cokelat (Pexels.com/Lisa Fotios)

Suara.com - Depresi adalah gangguan mood yang serius dan dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari. Meskipun penyebab depresi kompleks, pola makan sehat ternyata memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mental.

Beberapa jenis makanan bahkan dipercaya dapat membantu mencegah dan mengurangi gejala depresi.

Apa hubungannya makanan dengan depresi?

Otak kita membutuhkan nutrisi yang tepat untuk berfungsi dengan baik. Kekurangan nutrisi tertentu, seperti vitamin B, asam lemak omega-3, dan zat besi, dapat mengganggu keseimbangan kimiawi otak yang terkait dengan mood.

Selain itu, makanan olahan dan tinggi gula dapat memicu peradangan dalam tubuh, yang juga dikaitkan dengan depresi.

  1. Ikan berlemak: Ikan seperti salmon, tuna, dan makarel kaya akan asam lemak omega-3. Asam lemak ini membantu meningkatkan produksi serotonin, neurotransmitter yang berperan dalam mengatur mood.
  2. Sayuran berdaun hijau: Bayam, kangkung, dan brokoli adalah sumber vitamin K, folat, dan antioksidan yang baik. Nutrisi ini membantu melindungi sel-sel otak dan mengurangi peradangan.
  3. Buah-buahan: Buah-buahan seperti pisang, jeruk, dan beri mengandung vitamin C, potasium, dan serat yang penting untuk kesehatan mental.
  4. Biji-bijian: Biji-bijian seperti chia seed, biji labu, dan biji rami kaya akan magnesium, seng, dan vitamin E. Mineral-mineral ini membantu mengatur suasana hati dan mengurangi stres.
  5. Daging tanpa lemak: Daging tanpa lemak seperti ayam dan daging sapi tanpa lemak adalah sumber protein dan zat besi yang baik. Protein membantu membangun neurotransmitter, sedangkan zat besi membantu mengangkut oksigen ke otak.
  6. Cokelat hitam: Cokelat hitam mengandung flavonoid yang dapat meningkatkan mood dan mengurangi stres.
  7. Probiotik: Probiotik yang ditemukan dalam yogurt dan kimchi dapat meningkatkan kesehatan usus, yang juga berhubungan dengan kesehatan mental.
  8. Air Putih: Dehidrasi dapat memengaruhi mood dan konsentrasi.

Meskipun makanan sehat dapat membantu mencegah dan mengurangi gejala depresi, makanan bukanlah satu-satunya faktor yang berperan. Gaya hidup sehat secara keseluruhan, termasuk olahraga teratur, tidur yang cukup, dan dukungan sosial, juga sangat penting.

Jika Anda mengalami gejala depresi yang berkepanjangan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli kesehatan mental

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Lebih Baik Nasi Kotak Akikah Tetangga, Menu Makanan Atlet PON 2024 Bikin Syok

Masih Lebih Baik Nasi Kotak Akikah Tetangga, Menu Makanan Atlet PON 2024 Bikin Syok

Video | Sabtu, 14 September 2024 | 16:00 WIB

Kumpul Keluarga di Rumah Thariq Halilintar, Netizen Bandingkan Makanan di Tempat Atta-Aurel

Kumpul Keluarga di Rumah Thariq Halilintar, Netizen Bandingkan Makanan di Tempat Atta-Aurel

Lifestyle | Jum'at, 13 September 2024 | 18:20 WIB

Tips Merawat Kulit agar Tetap Cantik dan Sehat

Tips Merawat Kulit agar Tetap Cantik dan Sehat

Lifestyle | Jum'at, 13 September 2024 | 17:23 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB