Skoliosis Bikin Ibu Hamil Takut dan Khawatir? Tenang, Dokter Bilang Tetap Bisa Melahirkan Normal Kok

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Sabtu, 10 Agustus 2024 | 11:28 WIB
Skoliosis Bikin Ibu Hamil Takut dan Khawatir? Tenang, Dokter Bilang Tetap Bisa Melahirkan Normal Kok
Ilustrasi ibu hamil skoliosis [shutterstock]

Suara.com - Bagi perempuan yang hidup dengan skoliosis, kehamilan bisa menjadi masa yang penuh kekhawatiran. Namun, menurut Dr. Phedy, SpOT (K) Spine, Konsultan Tulang Belakang dari Eka Hospital BSD, tidak perlu terlalu cemas.

Meskipun skoliosis adalah kondisi di mana tulang belakang melengkung ke samping, kabar baiknya adalah skoliosis tidak memengaruhi perkembangan janin selama kehamilan. Simak pembahasan lengkap skoliosis dan kehamilan berikut ini seperti ditulis Sabtu, (10/8/2024).

Skoliosis dan Kehamilan: Apa yang Perlu Diketahui?

Skoliosis lebih umum terjadi pada perempuan dibandingkan laki-laki, namun tidak ada bukti bahwa kondisi ini memperburuk kehamilan atau berdampak buruk pada janin. Bahkan, penelitian yang dilakukan pada tahun 2011 menunjukkan bahwa kehamilan, meskipun berulang kali, tidak akan memperparah lengkungan tulang belakang pada wanita dengan skoliosis yang tidak menjalani operasi.

"Skoliosis juga tidak akan menimbulkan komplikasi pada proses melahirkan Anda," jelas Dr. Phedy.

Apakah Ibu Hamil dengan Skoliosis Bisa Melahirkan Normal?

Salah satu mitos yang sering membuat khawatir adalah anggapan bahwa ibu hamil dengan skoliosis harus melahirkan dengan operasi caesar. Dr. Phedy menegaskan bahwa ini hanyalah mitos. Banyak ibu hamil dengan skoliosis yang dapat melahirkan secara normal (vaginal). Penting untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan tentang kondisi spesifik Anda agar dapat merencanakan proses persalinan yang paling ideal.

"Untungnya hal tersebut hanyalah mitos. Ibu hamil dengan skoliosis dapat melahirkan tanpa harus operasi. Jika Anda memilih melahirkan secara vaginal pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan tentang kondisi Anda," paparnya.

"Dokter akan membantu menyiapkan proses persalinan yang paling ideal berdasarkan derajat kelengkungan tulang belakang, riwayat operasi tulang belakang, dan juga tingkat kenyamanan Anda," sambungnya.

Mengelola Ketidaknyamanan Selama Kehamilan

Seperti ibu hamil lainnya, mereka yang memiliki skoliosis mungkin mengalami nyeri punggung bawah, terutama jika lengkungan tulang belakang cukup parah. Berikut beberapa tips untuk mengurangi ketidaknyamanan:

Konsultasi Rutin: Selalu lakukan konsultasi dengan dokter kandungan dan spesialis tulang belakang untuk memantau kondisi Anda. Bandingkan hasil rontgen sebelum dan selama kehamilan untuk mendapatkan gambaran yang jelas.

Aktivitas Fisik: Lakukan aktivitas fisik ringan yang direkomendasikan oleh dokter untuk menjaga fleksibilitas dan kekuatan otot punggung.

Posisi Tidur: Coba gunakan bantal tambahan untuk menopang tubuh dan mengurangi tekanan pada punggung saat tidur.

Pelajari Teknik Relaksasi: Teknik seperti yoga prenatal atau meditasi bisa membantu mengurangi ketegangan dan rasa sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Saja yang Perlu Disiapkan sebelum Menjalani Operasi Caesar seperti Syahrini? Ini Daftarnya

Apa Saja yang Perlu Disiapkan sebelum Menjalani Operasi Caesar seperti Syahrini? Ini Daftarnya

Lifestyle | Rabu, 07 Agustus 2024 | 14:02 WIB

Kenali Ciri Sakit Perut yang Menjadi Tanda Kehamilan

Kenali Ciri Sakit Perut yang Menjadi Tanda Kehamilan

Lifestyle | Senin, 05 Agustus 2024 | 14:06 WIB

Dokter Ingatkan Jangan Sembarang Minum Obat untuk Aborsi, Bisa Rusak Rahim!

Dokter Ingatkan Jangan Sembarang Minum Obat untuk Aborsi, Bisa Rusak Rahim!

News | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 19:15 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB