Revolusi Terapi Anak Berkebutuhan Khusus: dari Tidak Dapat Bergerak hingga Kini Bisa Berlari

Rabu, 24 Juli 2024 | 14:52 WIB
Revolusi Terapi Anak Berkebutuhan Khusus: dari Tidak Dapat Bergerak hingga Kini Bisa Berlari
Kisah Julia, Ibu dengan Anak Berkebutuhan Khusus yang Buka Pusat Terapi Unik WINGS di Singapura (Dok. WINGS)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Penelitian menunjukkan bahwa terapi intensif selama tiga minggu lebih efektif dibandingkan dengan terapi tradisional selama satu tahun penuh untuk bayi, anak-anak, dan remaja berkebutuhan khusus. 

Dalam kaitan itu, WINGS Therapy center sebagai pusat terapi pertama dan satu-satunya di Asia yang secara otentik menerapkan kerangka kerja Model Terapi Intensif (IMOT) terus mengenalkan model terapi intensif yang inovatif.

Kerangka kerja IMOT yang dikembangkan pada tahun 1994 oleh Pusat Rehabilitasi Euromed Polandia telah menunjukkan keampuhan yang luar biasa dalam berbagai bentuk terapi fisik dan okupasi, terutama Suit Therapy.

Terapi ini memanfaatkan prinsip-prinsip neuroplastisitas dan pembelajaran motorik dengan melakukan pengulangan berkali-kali terhadap latihan-latihan baru dan menantang dalam kerangka waktu yang singkat. 

Model perawatan ini semakin banyak digunakan di seluruh dunia karena terbukti memberikan manfaat dan hasil luar biasa yang diakui oleh pasien, terapis, dan dokter.

Bagaimana cara kerja IMOT?

Serupa dengan bootcamp, terapis IMOT bekerja satu per satu dengan pasien selama periode tiga minggu hingga tiga bulan. Pasien menjalani sesi terapi lima hari seminggu, dengan durasi satu hingga empat jam setiap hari, tergantung pada usia, kondisi, dan tingkat kemampuan anak. 

Berbeda dengan pendekatan tradisional yang biasanya hanya melibatkan satu atau dua sesi dalam seminggu. Kerangka kerja ini menekankan pada tiga pilar: Intensitas, Frekuensi, dan Durasi.

Hal lain yang juga penting untuk keberhasilan Model Terapi Intensif adalah keahlian, pengetahuan, dan pelatihan pada terapis. 

Baca Juga: Mahasiswa Filipina Pilih Indonesia Sebagai Destinasi Belajar Terapi Mata

Di WINGS, para terapis membuat program yang disesuaikan untuk setiap pasien. Untuk itulah para terapis dilatih secara ketat dalam berbagai prosedur, termasuk di antaranya Intervensi Gerakan Dinamis, Terapi Jasmani, Kebugaran untuk Autisme, dan TREXO. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI