Berkat perkembangan teknologi, kondisi plasenta akreta ini bisa diprediksi dengan alat USG canggih yang ada saat ini. Saat periksa kehamilan, dokter bisa melihat kondisi pembuluh darahnya secara detail, sehingga waktu mau operasi, punya gambaran mana yang harus jadi fokus perhatian.
Oleh sebab itu, dr. Fransiskus berkeyakinan, jika ibu hamil bisa lahir normal, maka tak perlu melakukan operasi Caesar. Dengan begitu, risiko terjadinya plasenta akreta pun bisa dicegah.