Bermain di lantai memberikan anak-anak kesempatan untuk melatih otot-otot mereka dan mengembangkan koordinasi. Kegiatan seperti merangkak, berguling-guling, dan berdiri membantu anak-anak membangun kekuatan di kaki, lengan, dan tubuh mereka.
2. Meningkatkan sensorik dan motorik
Bermain di lantai memberikan anak-anak kesempatan untuk menjelajahi dunia mereka dengan cara yang berbeda. Mereka dapat merasakan tekstur yang berbeda, mendengar suara yang berbeda, dan melihat hal-hal dari perspektif yang berbeda. Semua input sensorik ini membantu anak-anak mengembangkan kemampuan motorik dan sensorik mereka.
3. Mendorong kreativitas dan imajinasi
Bermain di lantai memberikan anak-anak kesempatan untuk menggunakan imajinasi mereka dan menciptakan dunia mereka sendiri. Mereka dapat membangun benteng, berpura-pura menjadi karakter favorit mereka, dan menciptakan cerita mereka sendiri. Semua permainan imajinatif ini membantu anak-anak mengembangkan kreativitas dan kemampuan mereka memecahkan masalah.
4. Meningkatkan interaksi sosial
Bermain di lantai memberikan anak-anak kesempatan untuk bermain dengan anak-anak lain dan orang tua mereka. Interaksi sosial ini membantu anak mengembangkan keterampilan sosial mereka dan belajar bagaimana berinteraksi dengan orang lain.
5. Menyenangkan dan menghibur
Bermain di lantai adalah cara yang menyenangkan dan menghibur bagi anak-anak untuk menghabiskan waktu. Ini adalah cara yang bagus bagi mereka untuk bersantai, melepaskan energi, dan bersenang-senang.
Meski demikian, Fainna mengingatkan agar setiap orang tua harus memperhatikan faktor keamanan dan kebersihan tempat anak bermain. Jangan sampai anak jadi sakit karena lingkungannya saat bermain tidak bersih, ya.