Paparan radiasi UV dapat menyebabkan kerusakan permanen pada mata.
4. Reaksi alergi.
Beberapa orang yang sangat sensitif terhadap radiasi UV dapat mengembangkan ruam merah gatal dan efek samping lainnya.
Mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri dari sinar UV merupakan tanggung jawab pribadi masing-masing. Sangat disarankan untuk melindungi diri sendiri dari sinar UV dengan berteduh, memakai baju, memakai tabir surya minimal 15+ setiap kali pergi keluar.
Radiasi UV diklasifikasikan menjadi tiga jenis utama: ultraviolet A (UVA), ultraviolet B (UVB), dan ultraviolet C (UVC), berdasarkan panjang gelombangnya.
Hampir semua radiasi UV yang mencapai bumi adalah UVA meskipun beberapa radiasi UVB mencapai bumi. Radiasi UVA dan UVB keduanya dapat mempengaruhi kesehatan tetapi UVA menembus lebih dalam ke dalam kulit dan lebih konstan sepanjang tahun.
Untuk menjaga kesehatan kulit dan membantu kulit tubuh dapat bertahan dari sinar UV, tingkatkan konsumsi vitamin D dalam tubuh. Vitamin D dapat membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor dari makanan dan membantu perkembangan tulang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan 5 hingga 15 menit paparan sinar matahari pagi atau vitamin D sebanyak 2 hingga 3 kali seminggu.
Demikian itu uraian tentang bahaya sinar UV. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Mutaya Saroh
Baca Juga: Suhu Panas dan Sinar UV Ekstrem Terjadi di Indonesia, BMKG Ungkap Penyebabnya