"Tindakan penyuntikan obat lewat gendang telinga umumnya dilakukan bila pasien tidak respon dengan terapi awal, atau tidak memungkinkan untuk terapi obat karena adanya penyakit penyerta seperti diabetes melitus yang tidak respon dengan obat," ungkap dr. Muslim.
Prognosis SSNHL tergantung pada beberapa faktor antara lain usia pasien, adanya vertigo saat onset, derajat gangguan pendengaran, karakteristik awal audiometri, waktu antara onset gangguan pendengaran dengan dimulainya terapi.
Sebelumnya viral di Twitter, Kiky Saputri membalas cuitan Presiden Jokowi terkait 2 juta masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri, dengan curhat pengalaman mertuanya saat berobat di Singapura.
“Mertua saya didiagnosa stroke kuping karena tiba-tiba pendengarannya terganggu. Disuntik dalamnya malah makin parah pendengarannya. Akhirnya ke RS Singapura dan diketawain sama dokternya mana ada stroke kuping. Itu cuma flu jadinya bindeng ke telinga dan sudah sembuh. Kocak kan?,” cuit Kiky Saputri dalam akun twitter resminya.
Komentar itu membuat netizen riuh dan memicu perdebatan pro kontra, sebaik mendukung pernyataan perempuan yang dijuluki Queen of Roasting itu, dan sebagian lainnya menganggapnya merendahkan dokter Indonesia.
“Di Indonesia masih banyak kok dokter-dokter yang berkompeten Ky, nggak usah gitu juga sarkasnya seolah-olah dokter gak ada yang bermutu di Indonesia, ntar apa-apa butuh juga,” komen salah satu netizen.