Selain itu, pengganti nasi lainnya bisa didapatkan dari umbi-umbian seperti kentang, ubi jalar, dan jagung. Umbi-umbian mengandung mineral, vitamin, indeks glikemik dan kalori yang rendah namun tetap baik bagi tubuh.
3. Memodifikasi Makanan yang Digoreng
Sudah menjadi rahasia umum bahwa makanan yang digoreng mengandung tinggi kalori dan lemak yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan sampai obesitas. Anda dapat mengatasi kalori yang berlebih itu dengan cara memodifikasi makanan.
Caranya bisa dari tidak menggunakan tepung ketika akan menggoreng dan meniriskan minyak dengan tepat (meletakkan pada tisu atau memeras gorengan).
4. Mengganti Teknik Pengolahan
Anda yang kerap kali mengonsumsi ayam goreng pakai tepung, bisa mulai beralih dengan konsumsi ayam yang dipepes tanpa kulit, mengganti tempe orek menjadi tempe ungkep berbumbu, beralih dari sambal goreng ke rebus, dan mengganti gulai menjadi sop bening.
5. Modifikasi Makanan dan Minuman Manis
Bukan dilarang melainkan dibatasi adalah hal yang tepat untuk terhindar dari obesitas ketika akan menyantap makanan dan minuman. Pada makanan dan minuman manis, Anda dapat menghindari kalori berlebih dengan cara memodifikasinya.
Minuman dengan less sugar, mengurangi frekuensi makanan dan minuman manis, serta mengonsumsi makanan manis dengan air putih. (Shilvia Restu Dwicahyani)
Baca Juga: Wanita Usia 20an Wajib Jaga BB, Ini Penyebab Tumor Rahim atau Miom, Salah Satunya Obesitas