Ogah Bernasib Seperti Lukas Enembe Jelang Diperiksa KPK? Ini 3 Cara Cegah Serangan Stroke Berulang!

Jum'at, 04 November 2022 | 07:41 WIB
Ogah Bernasib Seperti Lukas Enembe Jelang Diperiksa KPK? Ini 3 Cara Cegah Serangan Stroke Berulang!
Gubernur Papua Lukas Enembe (Dokumentasi Humas Pemprov Papua).
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Tersangka kasus suap dan gratifikasi sebesar Rp 1 miliar, Gubernur Papua Lukas Enembe alami serangan stroke 4 kali sebelum diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Akibat serangan stroke berulang ini, penyidik KPK terpaksa mendatangi kediaman pribadi Lukas di Koya Tengah, Jayapura.

Stroke adalah kondisi terjadinya gangguan atau berkurangnya pasokan darah ke otak, bisa disebabkan akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).

Gubernur Papua Lukas Enembe saat berdoa bersama para pemimpin gereja di kediaman pribadinya pada Selasa (04/10/2022). [Dok. Jubi]
Gubernur Papua Lukas Enembe saat berdoa bersama para pemimpin gereja di kediaman pribadinya pada Selasa (04/10/2022). [Dok. Jubi]

Dalam acara diskusi beberapa waktu lalu, Ketua Indonesian Stroke Society dr. Adin Nulkhasanah, SpS, MARS membenarkan jika stroke berulang bisa menyebabkan kecacatan bahkan kematian.

"Jika kecacatan akibat serangan stroke yang pertama masih bisa jalan, maka kecacatan akibat serangan stroke kedua mungkin jalannya harus pakai tongkat," ujar dr. Adin.

Jadi wajib hukumnya, orang dengan riwayat serangan stroke menjaga kesehatan atau faktor risiko penyebab kekambuhan.

Berikut ini tiga cara mencegah serangan stroke kedua, mengutip Hopkins Medicine, Kamis (3/11/2022).

1. Berhenti Merokok

Meskipun sangat banyak penyakit yang disebabkan dan diperparah karena rokok. Namun untuk penyakit stroke bisa sangat berbahaya karena menyebabkan pembuluh darah di otak mengalami tekanan, dan memperparah kondisi penderita stroke.

Baca Juga: Firli Bahuri Jabat Tangan Lukas Enembe, Eks Pegawai KPK: Bentuk Perlakuan Istimewa

2. Rutin Mengkonsumsi Obat

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI