Bakteri "Superbug" Melanda Dunia, Waspadai Gejalanya Agar Tak Jadi Pandemi

Farah Nabilla

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 15:10 WIB
Bakteri "Superbug" Melanda Dunia, Waspadai Gejalanya Agar Tak Jadi Pandemi
Ilustrasi antibiotik. (Foto: shutterstock)

Suara.com - Perkembangan penyakit yang disebabkan oleh bakteri terjadi setiap tahunnya. Selama hampir satu abad, obat penangkal bakteri yang dikenal sebagai antibiotik telah membantu mengendalikan dan menghancurkan banyak bakteri berbahaya yang dapat membuat setiap penderita sakit yang berhubungan dengan kekebalan tubuh menjadi sehat.

Namun dalam beberapa dekade terakhir, antibiotik telah kehilangan kekuatannya terhadap beberapa jenis bakteri.  Faktanya, bakteri tertentu sekarang tidak terkalahkan dengan obat-obatan saat ini.  

Sayangnya, cara kita menggunakan antibiotik membantu menciptakan “superbug” baru yang kebal obat.Superbug sendiri adalah strain bakteri yang resisten terhadap beberapa jenis antibiotik.

Menyadur dari www.cdc.gov, setiap tahun bakteri yang resistan terhadap obat ini menginfeksi lebih dari 2 juta orang di seluruh negeri dan membunuh setidaknya 23.000 orang.

Bentuk-bentuk infeksi ini dapat berbentuk macam-macam penyakit, seperti tuberkulosis, gonore, dan staph yang resistan terhadap obat dan hingga kini masih diteliti obat yang ampuh menyembuhkan penyakit tersebut.

Dari sejarah kesehatan, beberapa bakteri superbug paling berbahaya sering ditemukan pada pengaturan perawatan kesehatan. Hal ini sering ditemukan pada pasien-pasien di rumah sakit. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, bakteri ini mulai menyebar ke masyarakat dan siapapun dapat terinfeksi.

Salah satu superbug umum yang sering ditemukan adalah jenis Staphylococcus aureus yang resisten terhadap methicillin (MRSA). Bahkan, bakteri ini tidak merepons apapun dari MRSA. MRSA dapat menyebabkan infeksi kulit dan infeksi aliran darah. MRSA ini juga dapat menyebabkan pasien menderita pneumonia. 

Orang-orang yang telah terinfeksi bakteri superbug ini kebanyakan tidak memiliki gejala apapun, namun di beberapa kasus dapat ditemui bahwa orang yang terjangkit bakteri superbug ini mengalami gejala seperti demam, batuk, diare, dan nampak seperti orang yang terinfeksi bakteri atau virus lainnya.

Kasus menyebarnya bakteri superbug ini pertama kali ditemukan di India sebelah barat. Di wilayah tersebut, terjadi infeksi besar-besaran yang menyerang para pasien di daerah Maharashtra. Para dokter pun kewalahan untuk mencegah ruam akibat infeksi bakteri superbug tersebut.

baca juga

Hingga saat ini, penyebaran dan oencegahan bakteri superbug ini masih menjadi perhatian WHO karena adanya kemungkinan dunia kembali dilanda "pandemi superbug" karena belum ada obat yang bisa menyembuhkannya secara utuh. Kita juga wajib mewaspadai jika di sekitar kita ada orang yang terinfeksi bakteri dan menunjukkan gejala-gejala seperti demam tinggi, batuk pilek, atau gejala seperti demam lainnya.

Cara terbaik untuk mencegah infeksi bakteri superbug adalah dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air. Untuk mencegah penyebarannya, ada baiknya kita tidak menggunakan secara bersama barang-barang pribadi seperti handuk atau pisau cukur.

Hal lain yang dapat kita lakukan adalah mengonsumsi antibiotik hanya dengan porsinya saja, tidak berlebihan, dan jangan konsumsi antibiotik tanpa resep dokter. Hal ini terbukti dapat mencegah adanya mutasi gen antibiotik dari setiap tubuh manusia.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler Kesehatan: Mantan Menkes Soal Mata Merah Korban Tragedi Kanjuruhan, Dampak Resistensi Antibiotik untuk Mental

Terpopuler Kesehatan: Mantan Menkes Soal Mata Merah Korban Tragedi Kanjuruhan, Dampak Resistensi Antibiotik untuk Mental

Health | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 09:43 WIB

WHO Sebut Resistensi Antibiotik Sebabkan Masalah Kesehatan Mental, Kok Bisa?

WHO Sebut Resistensi Antibiotik Sebabkan Masalah Kesehatan Mental, Kok Bisa?

Health | Kamis, 13 Oktober 2022 | 13:32 WIB

Bakteri Kebal Obat Super Serang India, Prof Zubairi Djoerban Waspadai Risiko Bahayanya untuk Indonesia

Bakteri Kebal Obat Super Serang India, Prof Zubairi Djoerban Waspadai Risiko Bahayanya untuk Indonesia

Health | Rabu, 12 Oktober 2022 | 21:13 WIB

Resistensi Antibiotik dan AMR Terus Meningkat di Indonesia, Apa Sebab?

Resistensi Antibiotik dan AMR Terus Meningkat di Indonesia, Apa Sebab?

Health | Rabu, 12 Oktober 2022 | 12:14 WIB

India Hadapi Pandemi Kuman Super yang Kebal Antibiotik

India Hadapi Pandemi Kuman Super yang Kebal Antibiotik

Health | Senin, 10 Oktober 2022 | 14:20 WIB

Ibu Hamil Jangan Asal Konsumsi Antibiotik, Bisa Berdampak pada Janin

Ibu Hamil Jangan Asal Konsumsi Antibiotik, Bisa Berdampak pada Janin

Sukabumi | Selasa, 04 Oktober 2022 | 07:00 WIB

Terkini

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:21 WIB

IHSG Mulai Menghijau pada Awal Perdagangan, Pantau ENRG

IHSG Mulai Menghijau pada Awal Perdagangan, Pantau ENRG

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:17 WIB

John Herdman Buka Suara Usai Timnas Indonesia Hujan Gol Lawan Bangladesh

John Herdman Buka Suara Usai Timnas Indonesia Hujan Gol Lawan Bangladesh

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Mantan Ketua KPU Bantah Dalil Cacat Administratif dalam Pencalonan Gibran

Mantan Ketua KPU Bantah Dalil Cacat Administratif dalam Pencalonan Gibran

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Perbandingan Aries vs Leo, Siapa yang Paling Dominan Saat Menjadi Pemimpin?

Perbandingan Aries vs Leo, Siapa yang Paling Dominan Saat Menjadi Pemimpin?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Harga HP Xiaomi Terbaru Oktober 2026 yang Dijual di Indonesia

Harga HP Xiaomi Terbaru Oktober 2026 yang Dijual di Indonesia

Tekno | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Short Selling Makin Diburu, 50 Investor Sudah Buka Rekening

Short Selling Makin Diburu, 50 Investor Sudah Buka Rekening

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:03 WIB

×