Kematian bisa terjadi, mencapai 3-4 persen, jika parasetamol digunakan sampai 15 gram. Secara mekanisme, toksisitas parasetamol lebih banyak terjadi pada liver, bukan pada ginjal.
Kenapa sirup parasetamol bisa dikatakan sebagai penyebab kematian pada anak di Gambia?
Untuk membuat suatu formula obat, tidak hanya zat aktif saja yang terkandung, tetapi juga ada senyawa tambahan lain. Parasetamol tidak larut dalam air, sementara sirup menggunakan pembawa air. Sehingga memerlukan bahan tambahan lain seperti propilen glikol atau etilen glikol atau dietilen glikol untuk menambah kelarutan.
Kadar senyawa tambahan pada satu produk dengan produk lain bisa bervariasi antar pabrikan. Mungkin saja sirup parasetamol yang beredar di Gambia mengandung kadar senyawa tambahan lain yang cukup besar yang dapat berbahaya. Informasi dari BPOM menyebutkan bahwa sirup parasetamol produk tersebut tidak beredar di Indonesia.
Jadi, dugaan saya, bukan parasetamol yang berbahaya, tapi mungkin ada bahan lain yang menyebabkan risiko kematian. Berdasarkan analisis laboratorium WHO, ditemukan bahan berbahaya, seperti propilen glikol yang terkandung dalam obat batuk tersebut.
Memang bahan tersebut seberbahaya apa?
Dalam kadar tinggi, kandungan bahan itu bisa menyebabkan gagal ginjal akut. WHO juga menyatakan zat-zat itu beracun bagi manusia dan bisa berakibat fatal. Efek racunnya dapat mencakup sakit perut, muntah, diare, ketidakmampuan untuk buang air kecil, sakit kepala, perubahan kondisi mental dan cedera ginjal akut yang dapat menyebabkan kematian.
Namun demikian sekali lagi, efek berbahaya itu dapat terjadi jika kadarnya berlebihan. Dan di Indonesia, penggunaan dietilen glikol maupun etilen glikol sebagai zat tambahan sudah diatur batasan kadarnya, sehingga mestinya tidak ada masalah keamanan.
Adanya peningkatan kejadian anak-anak yang mengalami gagal ginjal akut di Indonesia yang diberitakan belakangan ini belum bisa dihubungkan dengan penggunaan obat, dan masih perlu diinvestigasi lebih lanjut.
Baca Juga: Kemenkes Bentuk Tim Investigasi Selidiki Kasus Gangguan Ginjal Akut Misterius yang Menyerang Anak
Bagaimana parasetamol di Indonesia?