Memiliki anak bisa jadi mengubah sebagian besar tatanan hidup, bahkan bisa jadi mempengaruhi pekerjaan dan karir. Dengan merencanakan kehamilan dapat berikan perbedaan besar pada pekerjaan dan karier. Misalnya, jika sudah lama bekerja di perusahaan tersebut, para ibu dapat mengharapkan kesepakatan yang lebih baik tentang gaji bersalin, cuti berbayar, dan waktu cuti.
3. Keuangan Lebih Stabil
Sebelum memutuskan untuk punya anak, bisa lebih dulu menyisihkan sedikit uang untuk menutupi semua kebutuhan bayi. Hal itu tentu akan lebih mudah dilakukan saat kehamilan direncanakan.
Pasangan juga perlu memikirkan rumah. Jika tinggal bersama orang tua atau saudara, mungkin tidak akan nyaman saat memiliki bayi. Selain itu juga perlu memastikan lingkungan tempat tinggal aman untuk anak.
4. Urusan Keluarga
Jika sudah memiliki anak atau tanggung jawab pengasuhan lainnya, merencanakan kehamilan dapat mempermudah tentukan waktu. Misalnya, mungkin lebih baik menunggu sampai anak kecil mulai sekolah dasar sebelum memiliki bayi lagi. Jika berniat mengandalkan kakek-nenek untuk bantu mengasuh anak, mungkin bijaksana untuk menunggu sampai mereka pensiun.
Kehadiran bayi terkadang dijadikan alasan untuk pererat hubungan yang sedang retak. Tapi alasan itu sebenarnya tidak disarankan. Memiliki bayi sebenarnya dapat menambah tekanan pada hubungan apa pun, jadi sebaiknya selesaikan masalah apa pun sebelum memiliki anak.
5. Pengalaman Hidup
Dengan bertambahnya usia, pengalaman hidup tentu kian beragam. Tidak ada yang salah dengan menjadi orang tua muda, tetapi semakin lama berencana tentang anak, semakin banyak pelajaran yang bisa dipelajari melalui kehidupan yang mungkin membantu dalam mengatasi tekanan juga ketegangan dalam berkeluarga.
Baca Juga: Studi: Bayi dalam Kandungan Dapat Merasakan Makanan yang Dikonsumsi Ibunya