Seberapa Lama Anda Tidur Malam? Ini Bisa Pengaruhi Risiko Penyakit Jantung!

Sabtu, 27 Agustus 2022 | 21:00 WIB
Seberapa Lama Anda Tidur Malam? Ini Bisa Pengaruhi Risiko Penyakit Jantung!
ilustrasi penyakit jantung (shutterstock)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Sebuah penelitian pada Kongres European Society of Cardiology (ESC) menemukan sekitar 9 dari 10 orang tidak mendapatkan tidur malam yang baik.

Padahal kurang tidur bisa meningkatkan risiko seseorang terkena masalah kesehatan jangka panjang dan penyakit kardiovaskular.

Studi mengenai hubungan tidur dan penyakit kardiovaskular itu dilakukan oleh tim dari Institut Nasional Penelitian Kesehatan dan Medis Prancis (INSERM) dan telah diterbitkan bersamaan dengan penelitian lain di kongres.

Namun dilansir dari Express, penelitian ini penting karena mengungkapkan seberapa besar dampak buruk tidur pada sebagian besar masyarakat.

Studi tersebut menemukan bahwa tidur malam yang buruk dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, ketika suplai darah ke otak terputus akibat pembekuan darah.

Ilustrasi tidur (Pixabay.com)
Ilustrasi tidur (Pixabay.com)

Kesimpulan mengejutkan dari penelitian ini dicapai setelah analisis terhadap 7.200 peserta yang mengambil bagian dalam Studi Prospektif Paris (PP3) ketiga. Studi observasional ini menilai dampak tidur yang buruk pada tubuh.

Para peserta rata-rata berusia 50 dan 75 tahun yang direkrut selama periode 3 tahun antara 2008 hingga 2011. Rata-rata usia peserta adalah sekitar 59,7 tahun dan 62 persen peserta adalah laki-laki.

Selanjutnya, partisipan diminta untuk mengisi kuesioner mengenai gaya hidup, riwayat pribadi, riwayat kesehatan keluarga dan menjalani pemeriksaan fisik.

Secara keseluruhan, hanya 10 persen peserta yang memiliki skor tertinggi dalam hal tidur. Sementara 8 persen peserta memiliki skor rendah dalam kebiasaan tidur.

Baca Juga: Pemkot Surakarta Minta Masyarakat Waspada Keberadaan Virus Cacar Monyet, Usia 40 Tahun ke Atas Rentan Tertular

Selama 8 tahun berikutnya, 274 dari 7.200 peserta menderita penyakit jantung koroner, bentuk paling umum dari penyakit jantung dan stroke.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI