Suara.com - Kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau dikenal dengan nama Brigadir J masih menjadi perbincangan banyak orang. Pemberitaan mengenai kasus ini sendiri dapat dilihat diberbagai media baik elektronik, cetak, bahkan media sosial.
Salah satu yang menjadi perhatian dalam kasus ini yaitu pernyataan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mengatakan Yosua ditembak atas perintah Irjen Ferdy Sambo. Pernyataan tersebut sendiri lantas membuat terkejut atau syok Ibu Brigadir J, Rosti Simanjuntak.
Terkejutnya Rosti akan pemberitaan itu sendiri juga memengaruhi mentalnya, apalagi anaknya meninggal karena motif pembunuhan. Berbicara mengenai syok sendiri tidak bisa dianggap remeh. Sementara itu, syok dalam psikologis disebabkan oleh peristiwa traumatis dan juga dikenal sebagai gangguan stres akut.
![Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran memberikan konferensi pers terkait kasus penembakan di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo di Gedung rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/original/2022/08/09/91955-kapolri-jendral-listyo-sigit-prabowo-brigadir-j.jpg)
Kondisi ini jika dibiarkan berlarut dapat memengaruhi kondisi mental seseorang. Untuk itu, ketika mengalami kondisi itu perlu diatasi agar tidak memberikan dampak yang buruk. Melansir laman Verywellmind, berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi syok akibat kejadian traumatis.
1. Mencari dukungan sosial
Syok akibat kejadian traumatis jika dihadapi sendiri dapat memberikan dampak yang buruk. Untuk itu, perlunya dukungan dari orang-orang terdekat baik keluarga, teman, atau kerabat. Hal ini akan membantu mengatasi syok dialami sehingga tidak berlarut-larut.
2. Perawatab diri sendiri (Self-compassion)
Salah satu yang bisa mnegatasi stres yang dialami seseorang yaitu dirinya sendiri. Penting untuk seseorang memiliki kemampuan penyembuhan syok akibat peristiwa traumatis yang dialami.
3. Beri waktu
Baca Juga: Ibu Brigadir J Kaget Ferdy Sambo Tersangka, Keluarga Berterima Kasih ke Polri hingga Menko Polhukam
Syok sendiri tidak bisa sembuh secara instan begitu saja. Untuk itu, berin waktu sejenak untuk diri sendiri memproses emosi terhadap trauma yang dialami. Hal tersebut akan membantu diri sendiri menyembuhkan syok yang dialaminya.