Selama musim dingin yang diperparah dengan COVID-19 dan virus flu yang beredar, pihak berwenang Australia telah merekomendasikan masyarakat menggunakan masker di dalam ruangan serta mendapatkan vaksin dosis penguat (booster).
Otoritas negara itu juga mengimbau para pengusaha untuk mengizinkan pegawai mereka bekerja dari rumah.
Australia, salah satu negara dengan tingkat vaksinasi COVID-19 yang tinggi, telah memberikan dua dosis vaksin pada sekitar 95 persen warga yang berusia di atas 16 tahun di negara itu.
Namun, hanya sekitar 71 persen warga yang telah mendapatkan suntikan booster.
Angka kasus COVID-19 di Australia --yang mencapai sekitar 9,13 juta dan kematian akibat COVID yang mencapai 11.181 jiwa-- masih lebih rendah daripada banyak negara maju lainnya.