Tetapi beberapa negara lain, di mana polio menjadi ancaman, masih menggunakan vaksin virus hidup yang dilemahkan dan diberikan kepada anak-anak sebagai obat tetes di mulut. Dalam kasus yang jarang terjadi, virus yang dilemahkan dapat bermutasi menjadi bentuk yang mampu memicu wabah baru. Polio biasanya ditularkan melalui mulut dari tangan yang terkontaminasi dengan kotoran atau droplet orang yang terinfeksi.
Anak-anak di AS masih rutin divaksinasi polio. Pejabat federal merekomendasikan untuk pemberian empat dosis, yaitu saat usia 2 bulan, 4 bulan, 6-18 bulan, dan saat usia 4-6 tahun. Menurut data vaksinasi terbaru Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di AS (CDC), sekitar 93 persen anak berusia 2 tahun telah menerima setidaknya tiga dosis vaksin polio.