4 Kondisi Kesehatan yang Sebaiknya Menunda Perjalanan dengan Pesawat, Termasukk Kehamilan?

Jum'at, 08 Juli 2022 | 16:21 WIB
4 Kondisi Kesehatan yang Sebaiknya Menunda Perjalanan dengan Pesawat, Termasukk Kehamilan?
Ilustrasi naik pesawat (Freepik0
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Bepergian dengan pesawat kerap jadi pilihan saat akan melakukan perjalanan jarak jauh. Akan tetapi, penting untuk memperhatikan kesehatan sebelum lakukan perjalanan udara, terutama apabila penerbangan panjang lebih dari 6 jam.

Setidaknya ada empat kondisi kesehatan yang mejyebabkan seseorang harus menunda perjalanan udara. Sebab, bisa berisiko membahayakan kesahatan tubuhnya.

1. Pasca operasi

"Ada beberapa kondisi yang pasti nggak boleh, misalnya habis operasi membran telinga. Satu bulan enggak boleh terbang karena takutnya bisa terjadi risiko," kata Dokter spesialis penerbangan Dr. M.D Daniel Hadimoto, Sp.KP., dalam diskusi RS Medista, Kamis (7/7/2022).

Ilustrasi hamil (pixabay.com)
Ilustrasi hamil (pixabay.com)

2. Ibu Hamil

Kondisi selanjutnya berkaitan dengan ibu hamil. Dokter Daniel mengatakan, ibu hamil dilarang sama sekali untuk terbang saat usia kehamilannya sudah di atas 37 minggu karena mendekati masa kelahiran.

Apabila terpaksa harus melakukan perjalanan udara, ia menyarankan untuk meminta persetujuan dari dokter kandungan untuk memastikan kondisinya aman.

"Pengecualian kalau mendapat persetujuan dari dokter dengan assessment, dengan kondisi urgent dan mendesak," ujarnya.

Dokter Daniel mengatakan bahwa waktu paling aman bepergian dengan pesawat bagi ibu hamil sebenarnya selama usia kandungannya pada tri semester kedua.

Baca Juga: Mengunyah dan Menelan Lebih Efektif Cegah Sakit Telinga Saat Naik Pesawat

3. Flu

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI