Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kemampuan nalar meningkat secara drastis pada orang yang rata-rata melakukan latihan kardio 30 menit per hari minimal lima kali dalam seminggu.
Terlebih, banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa latihan kardio dapat menurunkan risiko demensia pada orang dewasa sehat.
3. Menguatkan Otot dan Persendian Tubuh
Olahraga bulutangkis melibatkan banyak gerak anggota tubuh, seperti otot betis, paha, bokong, panggul, pinggul, hingga lengan atas dan otot punggung untuk memukul bola.
Otot dan persendian yang kuat dan fleksibel bisa mencegah risiko cedera saat berolahraga maupun selama beraktivitas harian. Otot dan persendian yang fleksibel juga dapat memperluas rentang gerak tubuh, sehingga bisa terhindar dari penyakit arthritis yang melemahkan pergerakan.
4. Mengurangi Stres
Selama berolahraga, otak akan melepaskan hormon mood bahagia dalam jumlah banyak ketika, yaitu endorfin, dopamin, serotonin, dan triptofan untuk menggantikan hormon kortisol dan epineprin, dua hormon pemicu stres.
Seluruh hormon positif itu akan bekerja sama menimbulkan perasaan senang dan mengusir stres, sehingga menciptakan pikiran-pikiran positif dan memperbaiki kualitas tidur. Itu sebabnya olahraga sering disarankan sebagai terapi tambahan untuk mengelola gejala berbagai penyakit mental.
Efek penurunan tingkat stres juga semakin bertambah karena permainan bulutangkis melibatkan interaksi sosial dengan banyak orang dalam satu waktu. Berbincang, bersenda gurau, dan bertukar pikiran dengan orang lain merupakan salah satu cara sederhana untuk menghilangkan stres
5. Mencegah Sejumlah Penyakit