Suara.com - Penyakit jantung merupakan penyakit kardiovaskular (CVDs) adalah penyebab utama kematian secara global.
Ada banyak faktor yang berkontribusi menyebabkan penyakit jantung, termasuk tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol, merokok, aktivitas fisik dan ketergantungan alkohol hingga stres kronis.
Olahraga seperti berjalan, jogging, atau latihan aerobik lainnya adalah kunci menjaga kesehatan jantung.
Tapi dilansir dari Times of India, beberapa latihan pernapasan juga bisa menjaga kesehatan jantung dengan cara menghilangkan stres.
Beberapa penelitian telah menunjukkan bagaimana bernapas dalam-dalam dapat memperlambat detak jantung dan mengurangi tekanan darah. Jenis pernapasan ini merangsang saraf vagus untuk mengurangi respons yang menyebabkan perasaan cemas dan tegang.
![Ilustrasi kesehatan jantung. [Envato]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/12/14/65512-ilustrasi-serangan-jantung-envato.jpg)
1. Bernapas dari diafragma
Ambil napas dalam akan membantu melatih inti dan otot jantung Anda. Anda bisa menarik napas perlahan melalui hidung selama 3 hitungan lambat untuk menjaga dada tetap diam.
Kemudian, buang napas perlahan selama 6 hitungan untuk mengencangkan otot perut dan melepaskan udara dengan lembut.
2. Pernapasan lubang hidung
Baca Juga: Kadar Gula Darah Ria Ricis Tinggi selama Kehamilan, Ini 5 Cara Mengatasinya!
Pernapasan lubang hidung alternatif juga disebut Anuloma Viloma. Latihan pernapasan ini juga bisa meningkatkan jumlah oksigen yang masuk ke dalam tubuh, memurnikan darah, menenangkan pikiran, mengurangi stres, dan meningkatkan konsentrasi.