Duh, Ginekolog Gadungan Berhasil Tipu Puluhan Wanita, Batang Permen Lolipop Dipasang sebagai Implan KB Palsu

Selasa, 10 Mei 2022 | 20:40 WIB
Duh, Ginekolog Gadungan Berhasil Tipu Puluhan Wanita, Batang Permen Lolipop Dipasang sebagai Implan KB Palsu
Daniel Lopez (Twitter/Eleazar Urbaez)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Seorang pria bernama Daniel Lopez (38) asal Venezuela diduga telah menipu banyak wanita dengan menjadi dokter gadungan.

Lopez dituduh menipu setidaknya 25 wanita dengan memasang batang permen lolipop di bawah kulit, berbohong bahwa itu adalah alat kontrasepsi.

Menurut Oddity Central, Lopez tidak memiliki kualifikasi medis, tetapi ia bisa bekerja di pusat kesehatan di La Victoria dan Maracay, Venezuela, karena memalsukan gelar medisnya.

Dia memiliki menyebut prosedurnya, saat ia melakukan implan subdermal sendiri, mengklaim bahwa itu adalah 'implanon'.

Implanon merupakan alat kontrasepsi implan tunggal berisi etonogestrel 68 mg yang dibungkus dalam sebuah membran etilen vinil asetat.

Daniel Lopez (Twitter/Eleazar Urbaez)
Daniel Lopez (Twitter/Eleazar Urbaez)

Bentuknya memang mirip batang permen lolipop dan dipasang di bawah kulit lengan bagian dalam.

Kontrasepsi implan melepaskan hormon progestasional dosis rendah serta stabil untuk mengentalkan lendir serviks dan mengencerkan lapisan rahim, sekaligus menekan ovulasi.

Penipuan Lopez pertama kali terungkap ketika seorang dokter ginekologi bernama Rafael Chirinos memperingatkan orang-orang dengan menulis unggahan di media sosial.

Rafael mengetahui prosedur tersebut dari seorang wanita di WhatsApp mengaku hamil tetapi tidak mengetahui penyebabnya padahal sudah pasang implan.

Baca Juga: Lesti Kejora Pasang Alat KB Usai Lahiran Baby L, Begini Reaksi Rizky Billar

"Saya melihat banyak status di WhatsApp dari seorang dokter, spesialis ginekologi, yang mempromosikan operasi untuk menerapkan metode kontrasepsi Impanon. Ternyata itu scam, yang ditanamnya adalah batang permen lolipop," kata Rafael.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI