Mengenal Plant Stanol Ester, Pangan Fungsional yang Disebut Dapat Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat

Risna Halidi Suara.Com
Senin, 09 Mei 2022 | 14:33 WIB
Mengenal Plant Stanol Ester, Pangan Fungsional yang Disebut Dapat Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat
Ilustrasi kolesterol
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Momentum Idulfitri atau lebaran sering dirayakan masyarakat Indonesia dengan berbagai hidangan lezat khas berbagai daerah. Sayangnya, beberapa hidangan tersebut bisa membuat kolesterol melonjak.

Saat kolesterol melonjak, aktivitas sehari-hari akan ikut terganggu, bahkan bukan tidak mungkin memicu risiko penyakit berbahaya seperti serangan jantung hingga stroke.

Dokter Spesialis Gizi Klinis dari RS Siloam Kebon Jeruk - dr. Sheena R. Angelia, M.Gizi, SpGK mengakui sejumlah hidangan yang biasa disajikan di hari lebaran memang bisa memicu lonjakan kolesterol.

"Konsumsi makanan tinggi kolesterol, contohnya daging berlemak, jeroan, dan makanan tinggi lemak jenuh, seperti kue kering, cake, hidangan bersantan dan digoreng memang bisa memicu lonjakan kolesterol."

Ilustrasi salah satu makanan lebaran yang picu kenaikan kolesterol. (Pixabay)
Ilustrasi salah satu makanan lebaran yang picu kenaikan kolesterol. (Pixabay)

"Apalagi jika selama berpuasa, kita juga cenderung berbuka dengan menu yang rendah nilai nutrisinya, tinggi gula dan lemak, diikuti dengan penurunan aktivitas fisik," katanya dikutip dari siaran pers Nutrive Benecol, Senin (9/5/2022).

Hal-hal semacam ini, lanjut dr. Sheena, dapat menyebabkan timbulnya dislipidemia, yang mendukung terjadinya berbagai penyakit seperti penyakit jantung dan stroke.

Untuk itu penting melakukan pencegahan mulai dari mengatur pola makan, memperbanyak minum air putih, menyempatkan diri berolahraga, hingga berhenti merokok.

Ia juga menyebut salah satu pencegahan yang efektif adalah dengan mengonsumsi plant stanol ester secara rutin. Plant stanol ester sendiri merupakan pangan fungsional dari bahan makanan sumber terutama nabati seperti minyak nabati, gandum, biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran dan buah-buahan.

National Cholesterol Education Program Adult Treatment Panel III (NCEP ATP III) merekomendasikan plant stanol ester sebanyak dua gram per hari harus dimasukkan ke dalam pola makan sehari-hari yang bertujuan untuk mencapai target terapi dislipidemia, yaitu menurunkan kadar LDL.

Baca Juga: ASN Pemkot Mataram Diizinkan Pulang Rayakan Lebaran Topat Usai Apel dan Halal Bihalal

Beberapa penelitian menyebutkan plant stanol ester dapat menurunkan kadar LDL atau Low-density lipoprotein hingga 11 persen. Kolesterol LDL sendiri merupakan jenis kolesterol yang bisa disebut sebagai kolesterol jahat.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI