Suara.com - Jelang Hari Lanjut Usia Nasional atau HLUN ke-26 pada 29 Mei 2022 mendatang, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyoroti banyaknya lansia yang tinggal bersama cucu sebagai caregiver. Dikatakan bahwa lansia yang tinggal bersama cucu bisa menimbulkan masalah. Apa itu?
Sebuah studi baru menawarkan jawaban dari efek samping pembekuan darah langka yang dialami beberapa orang setelah mendapat vaksin Covid-19. Tahun lalu, ramai laporan sejumlah orang yang mengalami efek samping trombositopenia trombotik imun yang diinduksi vaksin (VITT) setelah mendapat vaksin Covid-19 AstraZeneca dan Johnson & Johnson.
Simak berita selengkapnya di bawah ini!
1. Kemenkes Sebut Lansia Tinggal Bareng Cucu Berisiko Timbulkan Masalah, Kenapa?

Jelang Hari Lanjut Usia Nasional atau HLUN ke-26 pada 29 Mei 2022 mendatang, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyoroti banyaknya lansia yang tinggal bersama cucu sebagai caregiver.
Lansia adalah kelompok usia lanjut (lansia) yang berusia lebih dari 60 tahun dan jumlahnya semakin bertambah setiap tahun.
2. Peneliti Temukan Alasan Vaksin Covid-19 AstraZeneca Menyebabkan Efek Samping Pembekuan Darah Langka
![Ilustrasi vaksin Covid-19 untuk Lansia. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/03/17/16598-ilustrasi-vaksin-covid-19-untuk-lansia-istimewa.jpg)
Sebuah studi baru menawarkan jawaban dari efek samping pembekuan darah langka yang dialami beberapa orang setelah mendapat vaksin Covid-19.
Baca Juga: Kemenkes Sebut Lansia Tinggal Bareng Cucu Berisiko Timbulkan Masalah, Kenapa?
Tahun lalu, ramai laporan sejumlah orang yang mengalami efek samping trombositopenia trombotik imun yang diinduksi vaksin (VITT) setelah mendapat vaksin Covid-19 AstraZeneca dan Johnson & Johnson.