Waspadai Sesak Napas Usai Infeksi Virus Corona Covid-19, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Paru!

Minggu, 13 Maret 2022 | 17:46 WIB
Waspadai Sesak Napas Usai Infeksi Virus Corona Covid-19, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Paru!
Ilustrasi virus corona. (Pixabay/Engin_Akyurt)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Sejak awal pandemi virus corona Covid-19, Long Covid-19 sudah diketahui sebagai kondisi yang menurunkan kesehatan dan menyebabkan rawat inap.

Mulai dari kelelahan hingga rambut rontok merupakan beberapa masalah kesehatan yang dialami orang dengan virus corona Covid-19 dan Long Covid-19.

Tapi, ada salah satu gejala Long Covid-19 yang paling umum adalah sesak napas.

Virus corona Covid-19 sebagai penyakit menular pada sistem pernapasan ini bisa berlipat ganda di paru-paru setelah memasuki tubuh.

Dalam kasus yang lebih parah, penyakit ini bisa menyebabkan sesak napas dan pneumonia. Insiden sesak napas dilaporkan bahkan berbulan-bulan setelah infeksi awal, yang bisa menjadi tanda kerusakan paru-paru.

Ilustrasi virus corona Covid-19. [Antara]
Ilustrasi virus corona Covid-19. [Antara]

Sesuai temuan baru yang diterbitkan dalam jurnal medis Immunity, sesak napas yang terus-menerus mungkin merupakan tanda kerusakan paru-paru.

Temuan penelitian menjelaskan bahwa itu bisa menjadi aktivitas kekebalan yang sedang berlangsung di saluran udara. Pada waktu itu tandanya tandanya paru-paru Anda belum sembuh total dari kerusakan akibat virus corona Covid-19.

Dr James Harker, dari Institut Jantung dan Paru Nasional Imperial College London dilansir dari Times of India, menjelaskan bahwa sesak napas yang berlangsung lama menunjukkan adanya sel kekebalan abnormal yang disebabkan virus corona Covid-19.

Para peneliti mempelajari kasus-kasus sesak napas yang sedang berlangsung pada pasien dan mendeteksi sel-sel kekebalan yang berubah di saluran udara mereka.

Baca Juga: Mesti Waspada, Pakar Ungkap Kondisi Anak yang Rentan Alami Long Covid-19

Namun, ini tidak berarti bahwa kondisinya bisa bertambah buruk. Sesak napas yang terus-menerus jika diobati tepat waktu dapat memperbaiki kondisi paru-paru dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI