Ini Perbedaan Sakit Tenggorokan Karena Covid-19 dan Biasa, Jangan Panik Amati Dahulu Gejala Lainnya!

Senin, 21 Februari 2022 | 15:45 WIB
Ini Perbedaan Sakit Tenggorokan Karena Covid-19 dan Biasa, Jangan Panik Amati Dahulu Gejala Lainnya!
Ilustrasi sakit tenggorokan, perbedaan sakit tenggorokan karena Covid-19 dan biasa (Freepik)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Di masa pandemi seperti sekarang ini, setiap sakit tenggorokan, demam, atau sakit kepala kita mungkin akan langsung mencurigainya sebagai gejala Covid-19. Padahal faktanya, Covid-19 bukanlah satu-satunya penyebab iritasi atau sakit tenggorokan. Lantas, apa perbedaan sakit tenggorokan karena Covid-19 dan biasa?

Ada beberapa alasan mengapa tenggorokan bisa sakit, dan tidak semuanya menular atau perlu mendapat perhatian khusus. Oleh karenanya, Anda harus mengetahui perbedaan sakit tenggorokan karena Covid-19 dan biasa.

Perbedaan Sakit Tenggorokan Karena Covid-19 dan Biasa

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) telah melaporkan bahwa kebanyakan sakit tenggorokan disebabkan oleh virus, tetapi tidak hanya karena virus SARS-CoV-2.  Perlu diingat juga bahwa penyakit yang disebabkan oleh virus tidak dapat diobati dengan antibiotik, tetapi ada berbagai obat yang dijual secara bebas yang dapat membantu meredakan sakit tenggorokan.

Jika kamu mencurigai sakit tenggorokan yang kamu alami adalah karena virus corona atau Covid-19 dan bukan sakit tenggorokan biasa, maka kamu perlu mengingat apakah beberapa waktu sebelumnya kamu pernah keluar rumah dan lupa mencuci tangan atau tidak melakukan physical distancing?

Namun, perlu diketahui, bahwa penelitian menunjukkan hanya 5 hingga 14 persen orang dengan Covid-19 yang mengalami rasa sakit atau iritasi di tenggorokan.

Jika bukan karena terpapar Covid-19, biasanya penyebab sakit tenggorokan bisa diatasi hanya dengan menghindari penyebabnya. Ada beberapa penyebab umum sakit tenggorokan, antara lain adalah sebagai berikut:

1. Flu

Gejala flu bisa ringan atau parah, seperti Covid-19. Bersamaan dengan sakit tenggorokan, gejala yang timbul bisa termasuk demam, sakit kepala, nyeri otot, batuk dan kelelahan, yang semuanya bisa berlangsung hingga seminggu. Vaksin flu tahunan merupakan salah satu cara pencegahan yang paling baik.

Baca Juga: Sejumlah Negara Eropa Sudah Lepas Masker, Indonesia Kapan? Ini Jawaban Luhut Binsar Panjaitan

2. Pilek

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI