Varian Omicron Bisa Sebabkan Sakit Kepala, Ini 3 Ciri-cirinya

Jum'at, 18 Februari 2022 | 08:57 WIB
Varian Omicron Bisa Sebabkan Sakit Kepala, Ini 3 Ciri-cirinya
Ilustrasi sakit kepala (shutterstock)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Dalam waktu 3 bulan, varian Omicron telah menjadi varian virus corona yang mendominasi di seluruh dunia.

Varian Omicron ini juga bertanggung jawab atas sebagian besar kasus infeksi virus corona Covid-19. Tapi, varian Omicron ini tidak menyebabkan gejala separah varian Delta dan lainnya.

Gejala varian Omicron lebih mirip dengan flu biasa, yakni pilek, sakit tenggorokan, nyeri tubuh, nyeri dada, kelelahan dan sakit kepala.

Menurut studi aplikasi yang berbasis di Inggris, sakit kepala adalah salah satu dari lima gejala teratas varian Omicron.

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan sakit kepala. Tapi, sakit kepala akibat varian Omicron terasa berbeda dengan lainnya.

Ilustrasi varian Omicron [Foto: ANTARA]
Ilustrasi varian Omicron [Foto: ANTARA]

Sakit kepala persisten adalah tanda awal varian Omicron dan sering disertai dengan gejala lain seperti pilek, sakit tenggorokan dan kelelahan.

Berikut ini dilansir dari Times of India, 3 cara membedakan sakit kepala yang disebabkan varian Omicron dan lainnya.

1. Sakit kepala sedang sampai menyakitkan

Intensitas sakit kepala Anda tergantung pada pemicunya. Sakit kepala bisa terasa ringan jika disebabkan oleh tekanan kerja dan bisa parah jika disebabkan oleh migrain.

Baca Juga: Antibodi dari Vaksin Covid-19 mRNA Lebih Efektif Melawan Virus Corona daripada Kekebalan Alami? Begini Kata Hasil Riset

Dalam kasus varian Omicron, sakit kepala biasanya terasa lebih parah. Kepala terasa seperti berdenyut, menekan atau menusuk yang jarang terjadi pada kasus sakit kepala umum.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI