Namun ketika di rumah sakit, ia kembali didiagnosis Covid-19 dengan radang paru-paru. Diana langsung dirawat di Texas Children's Pavilion for Women dan dipasang ventilator.

Beberapa minggu kondisinya tidak membaik, suaminya, Chris, setuju istrinya dihubungkan dengan ECMO. Meski kondisi sempat membaik, Diana terkena tiga stroke dan serangan jantung, yang membuatnya koma.
"Hamil, mengidap Covid-19, dan menjalani ECMO adalah tiga faktor risiko utama pembekuan darah," ungkap ahli jantung yang merawat Diana, Cameron Dezfulian.
Untungnya, beberapa hari kemudian, paru-paru Diana membaik dan bisa lepas dari ECMO.
Ketika kehamilannya mencapai 31 minggu, kondisinya berhenti membaik. Dokter menduga itu disebabkan oleh janin yang menekan paru-paru. Karenanya, dokter memutuskan untuk melahirkan bayinya.
Bayinya, yang dinamai Cameron, akhirnya dipulangkan setelah satu bulan berada di NICU. Diana keluar dari rumah sakit beberapa minggu kemudian, tepat sebelum Natal 2021.
Kini, baik Diana dan Chris sudah vaksinasi Covid-19 dan mendorong banyak orang, terutama ibu hamil, untuk melakukannya juga.