Berpotensi Meningkatkan Memori Otak dan Kemampuan Kognitif, Ilmuwan Australia Teliti Manfaat Selenium

Selasa, 08 Februari 2022 | 10:57 WIB
Berpotensi Meningkatkan Memori Otak dan Kemampuan Kognitif, Ilmuwan Australia Teliti Manfaat Selenium
Ilustrasi otak (Elements Envato)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Selenium, jenis mineral yang ditemukan dalam banyak makanan terbukti dapt meningkatkan kemampuan memori otak yang menua serta membalikkan kemampuan kognitif yang hilang akibat stroke.

Hal tersebut terungkap lewat penelitian yang dilakukan University of Queensland, Australia.

Ketua peneliti Queensland Brain Institute (QBI), Dr. Tara Walker mengatakan, studi tentang dampak olahraga pada otak yang menua telah menemukan kunci bagaimana protein mengangkut selenium dalam darah lewat kegiatan aktivitas fisik.

“Kami telah mengetahui selama 20 tahun terakhir, bahwa olahraga dapat menciptakan neuron baru di otak. Tetapi kami belum benar-benar memahami caranya,” ungkap Dr. Walker, mengutip Medical Express, Selasa (8/2/2022).

Kekinian, peneliti menyelidiki apakah suplemen mengandung mineral selenium dapat meniru efek olahraga tersebut. Dikatakan Dr. Walker, suplemen selenium terbukti dapat meningkatkan neuron dan meningkatkan kognitif pada tikus berusia tua.

"Ketika suplemen selenium diberikan kepada tikus, produksi neuron meningkat, serta mengenbalikan defisit kognitif yang terjadi pada penuaan,” ungkap Dr. Walker.

Selenium merupakan mineral penting yang diserap dari tanah dan air, yang biasa ditemukan dalam makanan seperti biji-bijian, daging, dan kacang-kacangan.

Para ilmuwan juga menguji apakah selenium akan memiliki dampak pada masalah penurunan kognitif, terutama pada orang yang mengalami stroke yang dapat memengaruhi memori dan kemampuan belajar.

“Tikus muda sangat bagus dalam tugas belajar dan memori. Tapi setelah stroke, mereka tidak bisa lagi melakukan tugas ini,” tutur Dr. Walker.

Baca Juga: Risiko Penurunan Kognitif di Usia Tua Dapat Diprediksi dari Perubahan di Jantung Saat Masih Muda

“Kami menemukan bahwa defisit pembelajaran dan memori pada tikus yang terkena stroke kembali normal, ketika mereka diberikan suplemen selenium,” tambahnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI