"Semua ini juga dapat menyebabkan perubahan suasana hati yang parah, sehingga menyebabkan perasaan tidak stabil secara umum," katanya.
Semua perasaan campur aduk ini sebenarnya memperburuk kondisi mental mereka dan dapat memicu gejala depresi dan kecemasan.
"Karena tidak bisa terbuka tentang semua masalah ini juga menyebabkan penyakit mental yang parah. Bahkan wanita yang sedang mencoba untuk hamil juga mengalami beberapa turbulensi mental, karena depresi dan kecemasan yang dapat menyebabkan kemandulan," jelasnya.
Hubungan antara PCOS dan Bipolar
Studi menunjukkan bahwa hingga 60 persen wanita dengan PCOS juga menderita beberapa bentuk penyakit mental. Kondisi ini bisa dikaitkan dengan gejala fisik dan sifat PCOS, yang sangat serius sehingga penyakit mental sering diabaikan.
Menurut hasil penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Affective Disorders, pasien dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS) memiliki peningkatan risiko terkena gangguan bipolar.
Para peneliti di University of Cardiff telah menilai riwayat kesehatan mental lebih dari 17.000 wanita yang didiagnosis dengan kondisi tersebut.
Hasilnya, mereka yang menderita PCOS lebih mungkin didiagnosis dengan depresi, kecemasan, dan gangguan bipolar.
Baca Juga: Mungkinkan Varian Omicron Picu Penyakit Jantung? Ahli Temukan Fakta Mengejutkan!