Hits Health: Manfaat Paracetamol hingga Booster Sinovac Tidak Memberi Reaksi Merugikan

Vania Rossa Suara.Com
Senin, 17 Januari 2022 | 10:28 WIB
Hits Health: Manfaat Paracetamol hingga Booster Sinovac Tidak Memberi Reaksi Merugikan
Ilustrasi paracetamol. (Karolina Grabowska/Pexels)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Bisa dikatakan paracetamol adalah obat yang paling umum dikonsumsi masyarakat luas. Sebagai pereda pusing, sakit kepala, nyeri, dan lain sebagainya. Tapi pernahkah Anda bertanya-tanya sebenarnya apa manfaat paracetamol secara medis? Yuk, cari tahu di bawah ini!

Dosis ketiga atau booster menggunakan vaksin CoronaVac dari Sinovac dikatakan mampu meningkatkan titer antibodi tanpa menimbulkan efek yang merugikan. Hal tersebut sesuai dengan penelitian yang dilakukan National Institute of Health Research and Development (NIHRD), Indonesia. Ini hasil penelitian lengkap yang menyebut manfaat vaksin booster sinovac!

Baca selengkapnya lewat tautan di bawah ini!

1. 3 Manfaat Paracetamol yang Perlu Kamu Tahu, Tak Cuma Menurunkan Demam

Foto oleh Karolina Grabowska dari Pexels
Foto oleh Karolina Grabowska dari Pexels

Bisa dikatakan paracetamol adalah obat sejuta umat yang paling umum dikonsumsi masyarakat luas. Sebagai pereda pusing, sakit kepala, nyeri, dan lain sebagainya. Tapi pernahkah Anda bertanya-tanya sebenarnya apa manfaat paracetamol secara medis?

Di sisi lain, konsumsi paracetamol juga sebenarnya memiliki beberapa hal yang wajib diperhatikan, agar manfaatnya bisa terasa dan memberikan efek penyembuhan. Meski terbilang obat ringan, konsumsinya secara rutin juga kurang disarankan karena dapat menimbulkan sugesti dan ketergantungan.

Baca selengkapnya

2. Booster Sinovac Disebut Bisa tingkatkan Antibodi Tanpa Beri Reaksi Merugikan

Vaksin Sinovac yang bernama CoronaVac  [AFP/Mohd Rasfan]
Vaksin Sinovac yang bernama CoronaVac [AFP/Mohd Rasfan]

Dosis ketiga atau booster menggunakan vaksin CoronaVac dari Sinovac dikatakan mampu meningkatkan titer antibodi tanpa menimbulkan efek yang merugikan. Hal tersebut sesuai dengan penelitian yang dilakukan National Institute of Health Research and Development (NIHRD), Indonesia.

Baca Juga: Empat Hari Berjalan, 69 Ribu Orang di Jakarta Sudah Disuntik Vaksin Booster

Peneliti NIHRD Ririn Ramadhany mengatakan, dalam studi tersebut, para peneliti melibatkan para partisipan yang belum terkena Covid-19. Mereka mengambil sampel dua kali yakni sebelum para peserta studi mendapatkan booster dan satu bulan setelah mereka mendapatkan dosis ketiga.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI