
Fenomena spirit doll yang menghebohkan Indonesia mendapat tanggapan dari psikolog. Benarkah menganggap spirit doll sebagai anak merupakan gangguan mental?
Menjawab pertanyaan tersebut, psikolog dari Universitas Indonesia A. Kasandra Putranto mengatakan spirit doll yang dianggap sebagai anak berkaitan dengan delusi.
"Jika seseorang memperlakukan spirit doll-nya sebagai anak atau teman sendiri, maka ada kemungkinan sang pemilik mempunyai gangguan mental atau delusi," katanya mengutip ANTARA.