Prancis Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Rabu, 05 Januari 2022 | 10:07 WIB
Prancis Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?
Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian baru virus corona (Dok. Envato)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Tes lebih lanjut mengarah pada identifikasi genotipe SARS-CoV-2. Analisis mengungkapkan 46 mutasi varian baru virus corona tersebut menghasilkan 30 substitusi asam amino.

Adapun 14 asam amino itu termasuk N501Y dan E484K, dan 9 delesi terletak di protein spike.

"Pola genotipe ini menyebabkan terciptanya garis keturunan Trenggiling baru bernama B.1.640.2, yang merupakan kelompok saudara filogenetik dari garis keturunan B.1.640 lama yang berganti nama menjadi B.1.640.1," kata studi.

Kedua garis keturunan itu berbeda dengan 25 substitusi nukleotida. Karena itu, Colson dan tim penelitinya memberi nama varian baru virus corona ini dengan "IHU".

Dia menambahkan bahwa data tersebut adalah contoh lain dari ketidakpastian munculnya varian SARS-CoV-2. Secara keseluruhan, pengamatan ini menunjukkan ketidakpastian munculnya varian baru SARS-CoV-2.

“Varian SARS-CoV-2 telah menjadi perhatian virologi, epidemiologi, dan klinis utama, terutama yang berkaitan dengan potensinya menembus vaksin Covid-19, Jadi, munculnya varian baru virus corona menjamin peningkatan pengawasan genomik SARS-CoV-2," jelasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI