Studi lain menunjukkan bahwa menggunakan ganja secara teratur dapat menyebabkan pengguna membangun toleransi terhadap efek awal obat yang menyebabkan tidur.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal BMJ Supportive and Palliative Care tahun lalu menunjukkan bahwa, dalam jangka panjang, ganja medis mungkin tidak meredakan masalah tidur pada orang dengan nyeri kronis.
Studi observasional menemukan bahwa pasien yang menggunakan ganja medis lebih sering melaporkan kesulitan tidur yang lebih besar dan lebih sering terbangun di malam hari.
Para peneliti, dari Universitas Haifa dan Rumah Sakit Rambam di Israel, mengatakan ini bisa “menandakan perkembangan toleransi” terhadap obat tersebut.