Suara.com - Infeksi COVID-19 varian Omicron di Jerman menguak fakta terkini seputar mutasi virus Corona. Varian Omicron diketahui bisa menyerang orang yang sudah mendapatkan vaksinasi penuh Covid-19.
Mengutip ANTARA, empat orang di negara bagian Baden-Wurttemberg, Jerman, terbukti positif terinfeksi COVID-19 varian Omicron meskipun mereka telah divaksin penuh.
Tiga dari empat orang itu kembali dari perjalanan bisnis di Afrika Selatan pada 26 dan 27 November, satu lainnya adalah anggota keluarga dari salah seorang yang bepergian itu.
"Keempatnya sudah divaksin lengkap. Analisis mutasi yang dilakukan Kantor Kesehatan Negara Bagian telah memastikan bahwa semuanya terinfeksi dengan varian baru yang diwaspadai itu," kata kantor tersebut dalam pernyataan.
![ilustrasi vaksinasi Covid-19. [Envato]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/10/14/17068-ilustrasi-vaksinasi-covid-19-envato.jpg)
Semua yang terinfeksi menunjukkan gejala sedang dan sedang dikarantina.
Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid mendesak orang-orang untuk mendapatkan suntikan penguat (booster) vaksin COVID-19 setelah mengonfirmasi 22 kasus dari varian virus Omicron di negara itu.
"Saat ini jumlah kasusnya sangat rendah. Untuk Inggris, kita memiliki 22 kasus yang dikonfirmasi saat ini dan itu akan naik, pasti akan naik," kata dia kepada Sky News, Rabu.
Javid mengatakan pemerintah percaya kampanye booster akan membantu melindungi warga Inggris dari penyakit parah akibat Omicron, bahkan jika ternyata vaksin tidak seefektif varian penyakit sebelumnya.
Dia berharap untuk tahu lebih banyak tentang Omicron dalam waktu dua minggu, ketika para ilmuwan bekerja untuk memahami apa dampak varian baru tersebut pada penularan dan penyakit serius.
Baca Juga: Jadwal Vaksinasi Surabaya 2 Desember 2021: Ada Vaksinasi Massal dan Corner
Inggris berencana menawarkan suntikan booster COVID-19 kepada semua orang dewasa pada akhir Januari.