Suara.com - Kasus Covid-19 di Amerika Serikat melonjak drastis. Namun mereka tidak akan melakukan lockdown. Lalu apa alasan di balik semua itu?
Sementara itu, banyak orang kerap tidak menyadari konsistensi dari buang air besar (BAB). Padahal, hal tersebut bisa menjadi tanda seorang mengalami kanker usus. Dua kabar tersebut merupakan berita terpopuler di kanal health Suara.com. Berikut berita terpopuler lainnya.
1. Meski Kasus COVID-19 Melonjak Naik, Amerika Serikat Janji Tidak Akan Melakukan Lockdown
![Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/01/20/80363-gedung-putih.jpg)
Pemerintah Amerika Serikat menanggapi adanya lonjakan kasus COVID-19, yang disebabkan oleh turunan virus Corona varian Delta.
Dalam pernyataannya, Gedung Putih mengatakan meski kasus Covid-19 melonjak naik, Amerika Serikat tidak perlu memberlakukan penguncian atau menutup ekonominya untuk mengekang penyebaran COVID-19.
2. Cek Sekarang, BAB Seperti Ini Bisa Jadi Tanda Kanker Usus
![Ilustrasi sulit buang air besar. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2016/11/09/o_1b147mks01l358qbd815nk17c5a.jpg)
Buang air besar (BAB) bisa menjadi indikator gejala suatu penyakit berbahaya. Salah satu gejala penyakit kanker usus. Oleh sebab itu penting untuk memperhatikan bentuk serta konsistensi BAB.
Setiap perubahan "terus-menerus dan tidak dapat dijelaskan" dalam kebiasaan buang air besar, termasuk tinja bertekstur longgar, harus dicatat.
Baca Juga: Dua Daerah Sudah Zona Hijau, Hari Ini Penambahan 7 Kasus di Kaltim