Suara.com - Sereal bayi menjadi alternatif makanan bayi anak yang sudah menyelesaikan periode ASI eksklusif.
Bahan-bahan sereal bayi yang biasanya terbuat dari beras, barley, oat, hingga biji-bijian. Konsumsi sereal dapat membantu memuaskan nafsu makan bayi hingga menyediakan nutrisi yang penting, salah satunya adalah zat besi.
Namun sebelum memberikan sereal kepada bayi, ada fakta penting yang perlu diketahui oleh orangtua. Apa saja?
Membantu perkembangan otak
![ilustrasi makanan bayi [shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/12/29/91541-ilustrasi-bayi-makan-bayi-disuapi-makanan-bayi.jpg)
Dikutip dari Parents.com, sereal khusus bayi dikatakan dapat membantu perkembangan otak bayi Anda. Jika mengonsumsi sereal bayi yang diperkaya zat besi, ini dapat memberikan sebagian besar kebutuhan zat besi harian bayi.
Selain itu, sereal bayi juga menyediakan nutrisi yang lain. Mulai dari seng, kalsium, hingga vitamin B, C, dan E.
Bayi belajar menelan
Setelah bayi Anda beradaptasi dengan tekstur sereal yang lembek, Anda dapat menambahkan sedikit cairan ASI ataupun susu formula.
Meski rasanya sedikit hambar, ternyata ini dapat menjamin nafsu makan bayi Anda, serta membantu bayi Anda belajar mengunyah dan juga menelan makanan.
Baca Juga: Rekomendasi 8 Menu Sarapan Sehat, Bisa Dimakan sebelum Olahraga Pagi
Terlebih lagi, tekstur semi-padat sereal bayi dapat berfungsi sebagai batu loncatan untuk makanan ringan lainnya. Seperti buah-buahan, sayuran, dan juga daging.